Rutin Olahraga Bantu Tingkatkan Produktivitas Seseorang
Fenomena ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin memahami hubungan antara kesehatan fisik dan menta
Diet Mediterania secara luas dianggap sebagai salah satu cara makan paling sehat, dengan penelitian menunjukkan bahwa diet ini baik untuk kesehatan jantung dan membantu hidup lebih lama.
Tidak semata efektif menurunkan berat badan atau mendapat berat badan ideal secara keseluruhan, diet harus berdampak baik bagi kesehatan agar bisa diterapkan secara berkelanjutan. Menurut para ahli, Diet Mediterania dianggap sebagai pola makan paling sehat.
Mengutip Insider, Diet Mediterania didasarkan pada makanan tradisional yang dimakan orang-orang di sekitar laut selatan Eropa yang jadi asal muasal nama diet tersebut, termasuk Yunani, Italia, dan Spanyol.
Mereka memprioritaskan makanan utuh, seperti sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, minyak zaitun, biji-bijian, dan makanan laut.
Clare Thornton-Wood, ahli diet terdaftar dan juru bicara British Dietetic Association, mengatakan kepada Insider bahwa meskipun penting untuk makan sebaik mungkin, bisa melakukannya tanpa menghabiskan banyak waktu di dapur.
“Saya mempunyai pekerjaan yang cukup sibuk dan perjalanan yang panjang, jadi saya suka mencoba dan mempersiapkan segala sesuatunya terlebih dahulu atau akan memiliki banyak hal yang harus dilakukan,” katanya.
Thornton-Wood mengikuti Diet Mediterania selama beberapa dekade, mengonsumsi sedikit daging dan makanan olahan, banyak sayuran dan biji-bijian, dan menggunakan minyak zaitun untuk memasak. Ia mengaku tidak merasa kesulitan menyiapkannya karena menunya berisi jenis makanan yang disukai dan makanan bisa dibuat dengan waktu singkat.
Resep sarapan sederhana membuktikan Diet Mediterania lebih dari sekadar makanan Yunani atau Italia. Makanan apa pun menyeimbangkan bahan-bahan berharga dalam Diet Mediterania, seperti telur, yogurt, buah-buahan, dan sayuran, adalah cara sehat mengikuti pola makan disukai para ahli.
Resep-resep ini mengandung banyak bahan sehat dan setidaknya 15 gram protein per porsi, sehingga bisa mencapai target nutrisi dan merasa kenyang lebih lama.
Anda hanya memerlukan 10 menit waktu aktif di dapur untuk menyiapkan resep sarapan mudah. Dikutip dari eatingwell.com, berikut 5 menu sarapan pagi Diet Mediterania:
Telur Paprika & Keju
Hanya membutuhkan tiga bahan utama yaitu paprika, telur, dan keju parut. Telur panggang dengan wadah paprika mudah dibuat dan cocok untuk persiapan makanan. Simpan di lemari es hingga 4 hari untuk dipanaskan kembali sesuai keinginan.
Ilustrasi telur dadar alpukat dan salmon asap. Foto: Carolyn Hidges, Ms, Rdn
Telur Dadar Alpukat & Salmon Asap
Tetap kenyang hingga makan siang saat Anda menambahkan telur dadar alpukat dan salmon asap sebagai rutinitas sarapan pagi.
Resep telur dadar sehat ini kaya akan lemak sehat membantu menghilangkan rasa lapar, dan serat alpukat membantu merasa kenyang lebih lama.
Bayam, Selai Kacang & Smoothie Pisang
Selai kacang dan pisang adalah kombinasi klasik semakin nikmat dengan tambahan kefir kaya probiotik. Ditambah lagi, smoothie pisang selai kacang membantu menambah porsi sayuran dengan sedikit campuran bayam rasa ringan.
Salad Sarapan dengan Bayam & Telur
Salad untuk sarapan. Telur rebus menambah protein pada salad bayam ini, sementara potongan tortilla panggang memberikan tekstur dan kerenyahan.
Ilustrasi nan pizza. Foto: Carolyn Hidges, Ms, Rdn
Sarapan Naan Pizza
Berikan pengalaman lezat pada telur sarapan pagi dengan membuat pizza sendiri mudah di atas naan yang sudah disiapkan.
Telur Dadar Alpukat & Arugula
Tambahkan beberapa sayuran hijau dan lemak sehat ke sarapan pagi dengan telur dadar arugula dan alpukat. Sajikan resep telur dadar sehat ini dengan roti panggang gandum jika diinginkan.(*)