Pemerintah Rancang 8 Program Kerja Prioritas Nasional untuk Tahun 2027
Badan Anggaran (Banggar) DPR RI menggelar rapat panja bersama perwakilan pemerintah yang diwakili ol
Manado, Sulawesi Utara (24/08) - Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Manado tidak hanya menuntut kesiapan teknis, tetapi juga stabilitas daerah dan keterlibatan aktif komunitas masyarakat. Hal ini menjadi fokus utama dalam kegiatan sosialisasi dan pelatihan yang digelar Badan Gizi Nasional (BGN) di Sintesa Paninsula Hotel Manado selama tiga hari pada 21-23 Agustus 2025.
Dalam pelatihan ini, BGN menegaskan bahwa pemberdayaan komunitas merupakan fondasi penting untuk memastikan program MBG dapat diterima dan dijalankan secara berkelanjutan. Komunitas masyarakat diposisikan sebagai mitra strategis yang berperan dalam sosialisasi, pengawasan, hingga penguatan nilai kebersamaan dalam pelaksanaan program.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Sulawesi Utara, Johnny A. A. Suak, menyampaikan bahwa stabilitas daerah memiliki peran krusial dalam menyukseskan program nasional seperti MBG. Ia menilai bahwa keterlibatan komunitas akan menciptakan rasa memiliki dan meningkatkan partisipasi masyarakat.
“Ketika masyarakat dilibatkan secara aktif, maka potensi konflik dapat ditekan dan program berjalan lebih efektif,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa kelompok perempuan, pemuda, tokoh agama, serta organisasi kemasyarakatan memiliki posisi strategis sebagai penggerak di tingkat akar rumput. Melalui sinergi ini, MBG tidak hanya menjadi program pemerintah, tetapi juga gerakan bersama untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Dari sisi sektor pangan, Tienneke Adam, menyoroti peluang kerja sama antara BGN dan sektor perikanan daerah. Menurutnya, penguatan rantai pasok pangan lokal dapat menjadi solusi untuk memastikan ketersediaan bahan pangan bergizi sekaligus mendukung perekonomian masyarakat.
“Kolaborasi lintas sektor akan membuka peluang besar bagi daerah untuk berkontribusi aktif dalam program MBG,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Satuan Tugas Percepatan Pelaksanaan MBG di Sulawesi Utara menjelaskan bahwa pelatihan ini menjadi bagian dari upaya membangun koordinasi antarlembaga. Dengan komunikasi yang baik dan peran yang jelas, pelaksanaan MBG di Manado diharapkan dapat berjalan lancar dan berkesinambungan.
Melalui kegiatan ini, BGN optimistis bahwa sinergi antara pemerintah, komunitas, dan pelaku usaha akan memperkuat fondasi pelaksanaan MBG di Manado, sekaligus menjadi contoh kolaborasi daerah dalam mendukung program prioritas nasional.