Uya Kuya Tekankan Pentingnya Sinergi Bersama Demi Optimalisasi Program MBG
Makan Bergizi Gratis tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan gizi, tetapi juga merupakan instr
Sukabumi, Jawa Barat (16/3) - Anggota Komisi IX DPR RI Zainul Munasichin menggelar kegiatan sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama mitra kerja di Royal Parungkuda Resto & Venue, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Minggu (15/3). Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pelaksanaan program pemenuhan gizi yang dijalankan pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN).
Acara sosialisasi tersebut juga turut dihadiri oleh Penata Layanan Operasional BGN wilayah Kabupaten Sukabumi Sandi, Ibnu Aziz, Tokoh agama Kabupaten Sukabumi, Haidar Aliansya serta diikuti oleh tokoh masyarakat, relawan, dan warga setempat yang ingin mendapatkan informasi lebih jelas mengenai program MBG.
Dalam sambutannya, Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin menegaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini penting agar masyarakat memperoleh informasi yang jelas mengenai pelaksanaan program MBG yang saat ini banyak menjadi perhatian publik.
“Melalui kegiatan ini saya berharap masyarakat dapat memperoleh penjelasan secara langsung dan lebih jelas mengenai pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis,” ujar Zainul Munasichin.
Ia juga menjelaskan bahwa tujuan utama program MBG tidak hanya untuk meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak, tetapi juga untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui keterlibatan berbagai pihak dalam rantai pasok program tersebut.
“Tujuan dari program Makan Bergizi Gratis tidak hanya untuk meningkatkan pemenuhan gizi bagi para penerima manfaat, tetapi juga untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di tingkat lokal dengan melibatkan petani, peternak, pelaku usaha pangan, serta masyarakat sekitar,” jelasnya.
Menurut Zainul, masyarakat memiliki hak untuk melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan program pemerintah, termasuk memberikan kritik dan masukan. Namun ia berharap kritik tersebut disampaikan secara objektif dan disertai informasi yang jelas agar dapat menjadi bahan evaluasi bagi pihak terkait.
“Apabila terdapat menu yang dianggap tidak sesuai, sebaiknya disampaikan secara jelas dari dapur atau SPPG mana menu tersebut berasal agar pihak terkait dapat melakukan klarifikasi serta perbaikan apabila memang ditemukan adanya kekurangan,” tambahnya.
Melalui kegiatan sosialisasi ini diharapkan masyarakat semakin memahami tujuan dan mekanisme program MBG serta dapat turut berperan aktif dalam mengawasi pelaksanaannya agar program tersebut berjalan dengan baik dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.