Program Makan Bergizi Gratis Dorong Penurunan Stunting di Kabupaten Bandung
Program MBG merupakan inisiatif strategis pemerintah untuk memastikan pemenuhan gizi seimbang bagi a
Tanaman selain berfungsi sebagai dekorasi alami di rumah, bisa menyaring udara dari polutan dan racun menjadi lebih bersih ketika dihirup.
Banyak orang tidak mendapatkan udara bersih saat keluar rumah akibat terpapar polusi jalanan. Untuk itu, bisa memaksimalkan fungsi tanaman hias menyaring udara tersebut, bisa mendapatkan udara bersih dari dalam rumah.
Ada banyak penyebab polusi udara dalam ruangan berasal dari perabotan, karpet, bahan bangunan sintetis, produk pembersih, dan lain sebagainya, dikutip dari beautynesia.id
Ventilasi buruk kemudian memperburuk kualitas udara di dalam ruang. Konsep desain menghadirkan tanaman dalam ruangan bisa menjadi solusi tepat dan efektif mengurangi tingkat polusi dan memperbaiki kualitas udara.
Berikut ini tujuh tanaman hias meningkatkan kualitas udara di rumah dilansir dari Taste of Home:
1. Peace lily
Peace lily atau bunga lili perdamaian adalah salah satu tanaman hias terbaik memurnikan udara dan menghilangkan racun di udara seperi formaldehida, benzena, karbon monoksida, dan amonia.
Ditambah, tanaman hias ini mudah dirawat. Simpan saja di sudut gelap dan siram seminggu sekali. Namun, tanaman peace lily sedikit beracun.
2. English ivy
Menggantung tanaman hias satu ini adalah cara bagus memberikan kesegaran pada rumah atau ruangan.
Tempatkan tanaman English ivy di tempat dengan sinar matahari langsung, pastikan menyimpannya pada suhu konstan. Tanaman ini membutuhkan banyak air dan tanah dikeringkan dengan baik.
English ivy tidak hanya menghilangkan benzena, karbon monoksida, formaldehida, dan trikloroetilena, tetapi membantu mencegah jamur di udara berkembang biak di rumah.
3. Lidah mertua
Tanaman lidah mertua atau snake plant sangat baik menghilangkan polutan udara seperti formaldehida, nitrogen oksida, benzena, juga xilena.
Ditambah, tanaman lidah mertua membutuhkan perawatan sangat minim sehingga menjadikannya tanaman bagus bagi pemula.
Lidah mertua menahan berbagai suhu dan cahaya, berarti dapat meletakkannya hampir di area mana saja di rumah. Namun, pastikan menjaga tanahnya tetap lembap tanpa terlalu banyak air.
4. Krisan
Tampilan tanaman bunga krisan menghilangkan racun berbahaya dari udara. Tanaman membutuhkan banyak sinar matahari langsung dan tanah lembap menghasilkan bunga yang indah, membantu menghilangkan racun seperti formaldehida, xilena, amonia, benzena, toluena, dan trikloretilen dari udara.
5. Devil’s ivy
Tanaman populer ini merupakan tanaman keras dengan perawatan rendah tumbuh subur di tanah gambut dengan banyak kelembapan.
Simpan di dekat jendela memberikan sinar matahari tidak langsung dan singkirkan beberapa daunnya jika tumbuh terlalu panjang.
6. Dracaena
Tanaman dracaena hadir dalam beberapa varietas dengan ukuran dan tanda beragam. Beberapa varietas bahkan menghasilkan bunga putih kecil saat dewasa.
Tanaman ini mudah dirawat. Cukup menjaga tanah tetap lembap dan memberikan sinar matahari tidak langsung.
Dracaena menjadi tanaman hias meningkatkan kualitas udara di ruma serta membantu menghilangkan racun formaldehida, xilena, toluena, benzena, dan trikloretilena dari udara.
7. Gerbera daisy
Tanaman bunga ini lebih dari sekadar pertunjukkan. Gerbera daisy membantu membersihkan udara dari formaldehida, benzena, dan trikloroetilena.
Untuk merawatnya, tanaman gerbera daisy membutuhkan banyak sinar matahari dan pastikan tidak terlalu sering menyiraminya.
Cukup jaga agar tanah tetap lembap. Selain itu, bunga berwarna-warni ini menjadi hiasan yang bagus untuk dekorasi di rumah Anda.(*)