Ilustrasi membersihkan toilet kamar mandi. Foto: Freepik

Ada 5 Jenis Noda pada Toilet, Ini Cara Membersihkannya

Pemakaian kamar mandi setiap hari, udara lembap, dan kontak dengan air menyebabkan kotor terbentuk noda kamar mandi. Kamar mandi penuh noda tidak nyaman digunakan, tidak aman untuk kesehatan, dan tidak enak dilihat.

Mengutip dari Live Strong, penelitian menemukan kamar mandi pribadi menyimpan patogen berpotensi berbahaya sama dengan toilet umum.

Patogen itu termasuk Staphylococcus, methicillin-resistant staphylococcus aureus (MRSA), human papilloma virus (HPV) dan herpes, menurut University of Chicago Medicine. Jika tidak pernah membersihkannya, kamar mandi akan dipenuhi lebih banyak patogen.

Jenis noda kamar mandi berbeda-beda dan bisa dikenali dari warnanya. Ada noda mudah dibersihkan, dan ada juga memerlukan lebih banyak tenaga dan waktu pembersihan lebih lama.

Noda membandel di kloset menjadi masalah umum dalam kebersihan kamar mandi. Noda bisa berupa lingkaran atau garis kecokelatan atau kuning. Noda juga bisa berbentuk kerak kerap sulit dihilangkan. Jika tak dibersihkan, noda ini bisa menimbulkan kerusakan.

Melansir dari Europeenchanting, ada 5 jenis noda bisa ditemukan di kamar mandi serta cara membersihkannya:

Noda Air Sadah

Air sadah (atau hard water) adalah air memiliki kandungan mineral seperti kalsium dan magnesium dalam kadar tinggi menghasilkan deposit residu kalsium (kapur) mampu menyumbat pipa atau saluran air.

Jika bersentuhan dengan porselen, kandungan mineral pada air sadah akan bereaksi dan menghasilkan noda pada permukaan porselen.

Terkadang, noda jenis ini menjadi sulit dibersihkan karena posisinya mengumpat di sela-sela mangkuk kloset. Untuk membersihkannya, bisa menggunakan cuka atau soda kue.

Noda Karat

Noda karat adalah noda cenderung berwarna oranye ataupun merah. Biasanya, noda karat disebabkan beberapa hal, seperti pipa air atau keran besi sudah lama digunakan dan mulai berkarat atau benda logam pada perabot kamar mandi sering terkena air.

Supaya perabot kamar mandi bersih dari karat, bisa menggunakan bahan-bahan ditemukan di rumah dengan mudah, seperti garam dan jeruk nipis, soda kue, dan cuka putih.

Noda Pewarna

Noda pewarna disebabkan pewarna dalam cairan-cairan pembersih. Warna terbentuk dari noda ini cenderung hijau atau biru.

Untuk menghilangkannya, menggunakan sabun cuci piring atau deterjen. Atau, jika noda tersebut cenderung sulit dihilangkan, bisa menggunakan larutan soda kue dan air.

Jika perlu, bisa membersihkan noda jenis ini secara bertahap meraih hasil benar-benar bersih.

Noda Tinja

Warna noda ini biasanya cokelat atau hitam. Kamar mandi memiliki air sadah akan memperburuk noda tinja yang tertinggal pada mangkuk porselen toilet dan menghasilkan noda membandel.

Untuk menghindari tertinggal noda tinja pada mangkuk toilet, bisa membilas mangkuk dengan air terlebih dahulu sebelum menggunakannya untuk BAB, sehingga permukaan mangkuk menjadi lebih licin saat digunakan dan lebih mudah untuk dibersihkan.

Untuk menghilangkan noda jenis ini, bisa menggunakan soda kue atau larutan asam sitrat (citric acid) pada mangkuk toilet.

Noda pada Tangki Toilet

Selain di mangkuk toilet, tangki toilet duduk juga berisiko terkena noda. Biasanya, warna dari noda yang ditemukan di dalam tangki berupa cokelat atau kuning.

Noda ini terbentuk karena adanya kontak antara mineral dari air sadah dengan bahan porselen di tangki. Untuk membersihkannya, bisa menggunakan larutan khusus pembersih tangki.(*)

Artikel Terkait