Ilustrasi menjadi pendengar yang baik saat sahabat alami depresi. Foto: Freepik

Cara Memberi Pertolongan Pertama Kepada Sahabat yang Mengalami Depresi

Putus cinta, hewan kesayangan mati, dan promosi di tempat kerja gagal, semua orang akan merasa sedih ketika hal buruk terjadi. Namun, kesedihan bukan berarti gangguan depresi.

Depresi muncul dengan sejumlah gejala lain yang melampaui perasaan sedih. Perasaan sedih dan depresi merupakan dua hal berbeda.

Depresi ternyata bukan sekadar perasaan sedih dan terpuruk. Depresi merupakan kondisi gangguan mental serius yang bisa berpengaruh negatif pada perasaan, bisa menyebabkan perasaan sedih atau kehilangan minat pada aktivitas yang dulu disukai.

Gejala utama depresi munculnya perasaan sedih yang mendalam. Bahkan, kesedihan mereka rasakan bisa berujung pada frustasi dan putus asa.

Melansir Cleveland Clinic, depresi sering kali dicirikan sebagai kesedihan mendalam, namun sebenarnya ini adalah kondisi kompleks yang lebih dari sekadar perasaan sedih.

Hal utama yang membedakan sedih dan depresi adalah tingkat frekuensi dan berapa lama hal itu berlangsung. Gejala depresi memengaruhi emosi, pikiran, perilaku, dan kesejahteraan fisik.

Tapi ada bantuan dan harapan. Pertolongan pertama pada kesehatan mental menjadi langkah pertama dalam perjalanan seseorang menuju pemulihan.

Dikutip dari mentalhealthfirstaid.org, ada lima langkah sederhana membantu seseorang apalagi sahabat mengalami depresi:

Menilai Risiko Bunuh Diri atau Bahaya

Pertolongan pertama kesehatan mental soal tanda-tanda perilaku bunuh diri dan mencari bantuan medis darurat jika nyawa orang tersebut dalam bahaya.

Dengarkan Tanpa Menghakimi

Ini mungkin tampak sederhana, namun mendengarkan dan melakukan percakapan bermakna memerlukan keterampilan dan kesabaran.

Mendengarkan sangat penting dalam membantu individu merasa dihormati, diterima, dan dipahami.

Memberikan Kepastian dan Informasi

Saat berbicara dengan seseorang yang Anda yakini mengalami gejala depresi, dekati percakapan dengan rasa hormat, bermartabat, dan jangan salahkan orang tersebut atas gejalanya.

Tawarkan dukungan emosional dan bantuan praktis.

Mendorong Bantuan Profesional yang Sesuai

Ada banyak profesional menawarkan bantuan ketika seseorang berada dalam krisis atau mungkin mengalami tanda dan gejala depresi.

Mereka termasuk dokter, konselor, dan profesional kesehatan mental lainnya.

Terapi bicara, pengobatan, dan dukungan profesional lainnya tersedia untuk menghubungkan individu yang membutuhkan perawatan.

Mendorong Upaya Mandiri dan Strategi Dukungan Lainnya

Individu dengan depresi bisa berkontribusi terhadap pemulihan dan kesejahteraan mereka dengan mencari dukungan dari keluarga, teman, komunitas agama, dan orang lain yang pernah mengalami depresi (peer supporter).

Mereka menggunakan strategi self-help mencakup olahraga, pelatihan relaksasi, buku self-help, dan berbagai aplikasi.(*)

Artikel Terkait