Program Makan Bergizi Gratis Dorong Penurunan Stunting di Kabupaten Bandung
Program MBG merupakan inisiatif strategis pemerintah untuk memastikan pemenuhan gizi seimbang bagi a
Calon pengantin merasa cemas menjelang pernikahan merupakan hal wajar. Banyak hal dipikirkannya sehingga menimbulkan rasa cemas. Pernikahan membutuhkan tenaga dan pemikiran ekstra, mulai dari perencanaan, persiapan hingga pelaksanaan.
Menurut para ahli, kegelisahan sebelum pernikahan adalah bagian proses yang normal. Wajar merasa cemas karena mendekati tonggak penting dalam kehidupan.
Secara umum, wedding anxiety adalah kecemasan yang dirasakan sebelum dan saat hari pernikahan.
Dikutip dari Brides, ada berbagai hal bisa menyebabkan kecemasan ini terjadi. Contohnya, merasa cemas acara akan berlangsung tidak sesuai ekspektasi atau merasakan tekanan dari keluarga atau tamu undangan yang datang.
Bahkan, bisa merasa cemas akan masa depan dengan pasangan, seperti ketika menyadari menjalani kehidupan dengan pasangan seumur hidup.
Meskipun kecemasan soal pernikahan merupakan hal sangat wajar, merasa cemas terus-menerus tentu tidak menyenangkan. Apalagi, seharusnya merasa senang di hari bahagia. Dikhawatirkan, kecemasan justru membuat tertekan sehingga tidak menikmati hari spesial Anda.
Dikutip dari happiful.com, berikut cara mengatasi kecemasan menjelang pernikahan:
Ciptakan Perawatan Diri
Perawatan diri adalah tentang mengidentifikasi kebutuhan diri sendiri.
Menyadari merasa cemas, gugup, atau khawatir tentang sesuatu berkaitan dengan perencanaan pernikahan adalah langkah awal yang baik.
Dengan berfokus pada apa sebenarnya menyebabkan perasaan ini, bisa membuat rencana, mengenali perasaan, mengelola perasaan, dan menemukan cara terbaik mengatasi atau melewatinya.
Hipnoterapi
Hipnoterapi bisa membantu, tidak hanya merasa lebih rileks, namun bisa meningkatkan tingkat kepercayaan diri, sehingga membuat merasa lebih siap menghadapi acara mendatang.
Hipnoterapis Klinis dan Psikoterapis dari Direktori Hipnoterapi, Katie Mahey, berbagi tips terbaiknya membantu mengatasi kecemasan menjelang pernikahan.
“Beberapa calon pengantin mulai takut pada hari besarnya, karena takut 'apa yang salah', 'mengacaukan sumpah', 'menjadi pusat perhatian', serta tekanan awal memastikan semuanya berjalan lancar, terorganisir dengan baik. Meskipun wajar merasa gugup menjelang hari terbesar dalam hidup Anda, rasa cemas berlebihan bisa menjadi penghalang dalam menikmati hari istimewa Anda,” jelas Katie Mahey.
Meditasi
Mindfulness dan meditasi bukan sekadar kata kunci, masing-masing mempunyai dampak signifikan terhadap kesejahteraan. Penelitian menunjukkan bahwa meditasi beberapa menit setiap hari membantu mengurangi insomnia hingga 60 persen.
Meditasi teratur membantu meningkatkan konsentrasi dan kesadaran diri, sekaligus mengurangi gejala dan perasaan stres. Dengan melatih kewaspadaan dan meditasi menjelang hari pernikahan, Anda bisa mulai merasa lebih tenang, terpusat, dan terkendali.
Akui, Terima, dan Susun Ulang Perasaan Anda
Anggota Direktori Life Coach dan pelatih profesional, Julia Rogers, menjelaskan bagaimana menyusun ulang situasi, mengidentifikasi pemicu, dan berbicara membantu merasa lebih siap menghadapi hari pernikahan Anda.
“Pernikahan bisa dan memang menimbulkan kecemasan. Kecuali Anda seorang selebriti, tidak setiap hari Anda menjadi sorotan. Dengan semua perhatian dan fokus pada Anda, dan peristiwa tersebut, wajar saja jika Anda merasa cemas, meskipun Anda belum pernah mengalami kecemasan sebelumnya,” jelas Julia Rogers.
Semangati Diri Merasa Lebih Baik
Anggota Sumber Daya Nutrisi dan terapis nutrisi, Rebekah Esdale, berbagi tips terbaiknya tentang bagaimana nutrisi membantu mengurangi rasa cemas menjelang pernikahan.
“Mempersiapkan pernikahan bisa menjadi pengalaman sangat menegangkan. Stres menciptakan tuntutan fisiologis lebih besar sehingga penting membuat pilihan nutrisi dan gaya hidup yang tepat saat merencanakan pernikahan Anda," jelas Esdale.(*)