Ilustrasi keramik. Foto: Freepik

Mengenal Jenis Lantai Keramik Berdasarkan Bahannya

Membangun rumah, lantai menjadi hal penting karena bisa memberikan rasa nyaman pada suatu ruangan. Lantai juga memberikan estetika dan keindahan pada rumah sehingga jenis keramik sangat perlu dipertimbangkan materialnya dan disesuaikan dengan kebutuhan.

Dikutip dari laman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), kerajinan keramik merupakan karya seni buatan tangan manusia yang menggunakan tanah liat sebagai bahan pembuatannya.

Kata keramik berasal dari Bahasa Yunani, yakni keramos. Artinya benda pecah belah dibuat dari tanah liat melalui proses pembakaran.

Jadi, bahan baku utama dalam pembuatan karya kerajinan keramik adalah tanah liat. Selain tanah liat, pembuatan keramik juga membutuhkan bahan seperti pasir, kaolin atau tanah liat putih, bahan pengikat, dan bahan lain yang diperlukan.

Dikutip dari Saniharto.com, berikut ini adalah jenis-jenis keramik yang ada di pasaran.

Keramik Teraso

Dibuat dari campuran semen juga pasir kemudian di atasnya dilapisi pecahan marmer. Membuatnya memiliki corak unik dapat memberikan kesan klasik. Biasanya ada motif batu alam, serpihan kerang laut sampai kaca yang ditonjolkan sebagai kesan tradisional.

Ilustrasi keramik mozaik bisa dipasang pada dinding dapur. Foto: Instagram

Keramik Mozaik

Corak yang ditawarkan pada keramik Mozaik tidak kalah indah karena dibuat dari potongan keramik kemudian dirangkai dengan pola tertentu. Keramik mozaik bisa digunakan untuk lantai ataupun dinding, terutama di dapur dan kamar mandi.

Keramik Lantai Standar

Jenis keramik paling banyak dan mudah ditemukan. Bahan yang digunakan bisa dari tanah liat dengan proses cukup panjang.

Keramik jenis ini digunakan untuk lantai baik di ruang tamu ataupun kamar mandi. Berbagai kualitas serta ukuran membuatnya bisa ditemukan di mana saja.

Keramik Kuadrat

Jenis keramik lebih kuat dan tahan lama, keramik kuadrat bisa menjadi pilihan. Dibuat dari tanah liat tanpa menggunakan glasir dan dipanaskan pada suhu tinggi. Selain lebih kuat, keramik ini bisa mengurangi porositas. Biasanya akan diaplikasikan pada lantai teras rumah ataupun bagian outdoor.

Keramik Pavers

Keramik pavers termasuk banyak digunakan pada area luar bangunan, lebih tahan banting dan lebih tebal sehingga mudah membedakannya.

Dibuat dari tanah liat juga dikenal dengan ubin genting. Salah satu keunggulan lainnya, keramik mudah untuk dibersihkan.

Keramik Porselen

Secara tampilan keramik porselen memang tidak jauh berbeda dengan keramik biasa. Tetapi jika diperhatikan lebih dekat, keramik akan lebih jernih. Gaya kontemporernya cocok untuk Anda yang ingin mengusung rumah dengan gaya klasik.

Keramik Marmer

Marmer memang pilihan tepat jika ingin menghadirkan sisi elegan dan mewah. Jenis keramik ini terbilang mahal dan membutuhkan perawatan ekstra. Sebaiknya tidak menggunakannya pada area yang mudah tergores.

Keramik Granit

Selain marmer, keramik granit memberikan kesan mewah. Biasanya diaplikasi pada gaya modern dengan warna natural.

Seperti namanya, bahannya dari granit membuat harganya lebih mahal. Bisa diaplikasikan pada kamar tidur, ruang keluarga ataupun ruang tamu.

Keramik Limestone

Keramik limestone akan memberikan kesan lebih segar. Karena terlihat seperti batuan alam tetapi memiliki ketahanan juga unggulan.

Warna alaminya dari batu membuatnya lebih natural dan cantik. Anda bisa menemukan berbagai ukuran atau warna yang bisa disesuaikan dengan konsep.

Keramik Travertine

Tak jauh berbeda dengan keramik limestone, keramik travertine juga merupakan keramik dari batu alam. Memberikan kesan indah sekaligus unik dan biasanya akan dikombinasikan dengan jenis lainnya.

Perlu Anda tahu jika jenis keramik ini termasuk cukup sulit dibersihkan jika terkena noda dan butuh perawatan khusus.

Keramik Semen

Keramik semen jarang digunakan pada bangunan rumah, lebih kepada bangunan pabrik ataupun gudang.

Hal ini dikarenakan memiliki daya tahan lebih kuat dan tidak akan meninggalkan bekas saat terkena air.

Keramik Batu Alam

Jika ingin mendapatkan tampilan natural, keramik batu alam adalah pilihan tepat. Keramik jenis ini walau dari batu alam memiliki kelebihan perawatan yang mudah.

Keramik Refractory

Bahan digunakan membuat keramik refractory berasal dari silika dan alumina membuatnya tahan api. Proses pembakarannya yang tinggi membuatnya tahan lama.

Umumnya digunakan untuk pembuatan tungku, tempat pembakaran ataupun pelapis lantai.

Keramik Homogenous Tile

Dibuat dari teknologi tinggi keramik homogenous tile termasuk ubin yang berbeda. Memiliki lapisan atas serta bawah dengan tingkat daya tahan tinggi dan banyak diaplikasikan pada lantai atau dinding.

Kesan mewah begitu kuat, membuat jenis keramik ini digunakan pada bangunan berkelas seperti mansion, hotel, ataupun apartemen.

Berdasarkan penjelasan di atas, masing-masing keramik memiliki kelebihan, semua kembali lagi kepada Anda untuk memilihnya sesuai dengan kebutuhan.(*)

Artikel Terkait