Ilustrasi menjalani slow living agar lebih bahagia. Foto Freepik

Slow Living, Terapkan Hidup Lebih Tenang dan Bahagia

Di tengah padatnya kegiatan bisa menimbulkan rasa lelah dan stres yang sulit dikendalikan. Ternyata ada gaya hidup bisa membantu meraih kebahagiaan dan kedamaian. Bahkan, mengurangi rasa stres yang bisa memengaruhi kondisi mental. Slow Living namanya.

Slow living merupakan sebutan kebiasaan membantu menjalani hidup secara tenang, tidak terburu-buru, dan meluangkan waktu memberi ruang bagi diri sendiri.

Melalui gaya hidup ini, seseorang bisa memberikan perhatian penuh pada setiap proses dan prioritas penting dalam hidup.

Melansir Very Well Mind, slow living adalah istilah yang digambarkan sebagai seni menjalani hidup dengan santai, sederhana, dan tidak tergesa-gesa.

Sementara itu, menurut The Minimalist Vegan, pola hidup slow living tidak tergesa-gesa membuat seseorang lebih memiliki kesempatan hidup bahagia, damai, mengutamakan kualitas hidup, dan menciptakan gaya hidup berkelanjutan serta menyenangkan.

Berdasarkan situs Byrdie dan Blackmores, berikut tips menerapkan slow living:

Meluangkan Waktu Menikmati dan Menghargai Setiap Momen

Slow living mengarahkan seseorang tidak terburu-buru menjalani hidup. Misalnya menambahkan rutinitas harian melalui aktivitas berhubungan dengan relaksasi.

Supaya tubuh dan pikiran tidak merasa terganggu dengan segala tekanan, maka penting beraktivitas menenangkan. Contohnya seperti meditasi, berjalan-jalan dalam waktu sebentar, sampai peregangan.

Konsumsi Penuh Kesadaran

Cobalah memilih makanan bergizi tinggi dan tidak menimbulkan efek buruk di masa mendatang. Begitu juga dengan pembelian pakaian atau barang lainnya. Lebih baik memilih barang benar-benar dibutuhkan.

Memprioritaskan Kebahagiaan Diri Sendiri

Selalu perhatikan kebahagiaan diri dengan beraktivitas sesuai dengan minat. Jangan sampai menghabiskan waktu hanya untuk melakukan sesuatu yang menguras energi.

Oleh sebab itu, tidak ada salahnya membuat perencanaan mengenai aktivitas ingin dilakukan. Hal sama berlaku untuk hobi yang ingin digeluti. Perhatikan kebutuhan diri sendiri untuk mencapai kebahagiaan hakiki.

Berhenti Melakukan Multitasking

Hindari melakukan multitasking secara terus menerus. Kebiasaan ini justru membuat kondisi tubuh menjadi cepat lelah dan menurunkan produktivitas.

Fokus terpecah belah bisa membuat waktu pengerjaan terasa lebih lama.

Kurangi Screen Time

Untuk hidup lebih damai dan tenang, pertimbangkan mengurangi screen time atau detoks media sosial.

Awalnya, kebiasaan ini akan terasa sulit dilakukan. Namun, jika sudah terbiasa, bisa tetap tenang dan percaya bahwa setiap orang memiliki kapasitas dan waktu berbeda-beda.(*)

Artikel Terkait