Rutin Olahraga Bantu Tingkatkan Produktivitas Seseorang
Fenomena ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin memahami hubungan antara kesehatan fisik dan menta
Tanah Suci Mekah sedang dilanda bencana alam banjir bandang besar yang terjadi di beberapa wilayah di Arab Saudi pada Senin (6/1/2025). Banjir bandang ini terjadi setelah Arab Saudi dilanda curah hujan yang sangat tinggi.
Melansir republika.co.id, Direktorat Jenderal Pertahanan Sipil Pemerintah Kerajaan Arab Saudi pada Rabu (8/1/2025) mengingatkan warganya jika beberapa daerah di Saudi terancam badai petir dan banjir bandang hingga akhir pekan ini.
Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap berlindung dan menjauh dari ngarai. Banyak wilayah diperkirakan akan mengalami hujan sedang hingga lebat, hujan es, atau hembusan angin kencang, dengan risiko banjir yang tinggi.
Ramalan cuaca memperkirakan Riyadh, Jeddah, Al-Baha, Asir dan Jazan akan termasuk di antara wilayah yang terkena dampak dari cuaca buruk tersebut.
Mengutip Newsweek, Pusat Meteorologi Nasional negara Arab Saudi telah mengeluarkan peringatan merah. Hujan lebat di beberapa wilayah termasuk Al Qunfudhah, Al Ardiyat dan Adam. Hujan di Mekah diperkirakan terus berlanjut hingga Jumat dan Minggu.
Banjir di Mekah dan juga kota-kota lain di Arab Saudi cukup signifikan karena wilayah tersebut memiliki iklim gurun yang panas.
Biasanya wilayah Arab Saudi hanya mendapat sedikit atau tidak ada curah hujan. Banjir di Mekah merupakan perubahan cuaca yang signifikan, menurut Climate Data.
Para ilmuwan sebelumnya meramalkan bahwa para jemaah umrah akan menghadapi suhu yang lebih tinggi di masa mendatang akibat perubahan iklim.
Peristiwa cuaca buruk ini dapat mengindikasikan pola yang tidak terduga di wilayah tersebut akan terjadi.
Mekah adalah kota suci bagi umat Islam yang dikenal dengan Masjidil Haram. Selain Mekah, para jemaah juga mengunjung Masjid Nabawi di Madinah.
Sebelumnya, hujan lebat di Mekah terjadi pada Agustus 2023. Saat itu hujan lebat menyebabkan sekolah ditutup dan jalanan terendam banjir.
Jeddah juga pernah dilanda banjir besar sebelumnya. Banjir pada 2009 menyebabkan lebih dari 100 orang meninggal, menurut media Arab News. Banjir di Madinah juga terjadi pada 2005 selama hari-hari terakhir ibadah haji tahunan dan mengakibatkan 29 orang meninggal, menurut Earth Observatory milik NASA.(*)