Rutin Olahraga Bantu Tingkatkan Produktivitas Seseorang
Fenomena ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin memahami hubungan antara kesehatan fisik dan menta
PT Bank Tabungan Pensiunan Negara Tbk (BTPN) telah mengganti namanya menjadi Sumitomo Mitsui Banking Corporation (SMBC). Semua nama BTPN resmi diubah menjadi SMBC mulai dari gedung kantor dan cabang.
Dikutip dari laman resmi @smbc.indonesia, website pun juga berubah nama dari www.btpn.com menjadi www.smbc.com. Kemudian, call center dari BTPN Care 1500300 menjadi SMBCI Care 1500365 dan nama gedung kantor pusat dari Menara BTPN menjadi Menara SMBC.
“Dengan senang hati, kami mengumumkan bahwa Bank BTPN akan bertransformasi menjadi SMBC Indonesia. Pembaruan ini akan kami jadikan komitmen untuk lebih meningkatkan kenyamanan Anda sebagai nasabah," tulis SMBC Indonesia dalam keterangannya, Selasa, 19 November 2024.
Perubahan nama itu pun dilakukan berdasarkan Surat OJK nomor S-236/PB.02/2024 pada tanggal 25 September 2024 perihal Keputusan Penetapan Penggunaan Izin Usaha (Perubahan Nama) PT Bank SMBC Indonesia Tbk.
Direktur Utama Bank BTPN, Henoch Munandar menyebut langkah tersebut menandai transformasi Bank BTPN untuk merespons dinamika pasar dan portofolio yang terus berkembang.
"Kami harap Bank BTPN dapat memperkuat posisi di pasar domestik dan menegaskan relevansi perseroan bagi segmentasi yang lebih luas melalui layanan keuangan yang komprehensif dan inovatif di seluruh lini bisnis," kata Henoch Munandar.
Menurutnya, transformasi merek yang disetujui oleh RUPSLB ini mencerminkan sinergi yang lebih kuat antara Bank BTPN dengan induk usaha. Sebelumnya, PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk telah merger dengan PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia pada 2019.
"Langkah ini juga menegaskan identitas Bank BTPN sebagai bank universal yang menawarkan layanan terbaik bagi nasabah," imbuhnya.
Selain itu, RUPSLB juga menyetujui penunjukkan Marita Alisjahbana sebagai Komisaris Independen Bank BTPN untuk memperkuat pengawasan di bidang manajemen risiko dan praktik tata kelola Perseroan.
Marita Alisjahbana adalah salah satu ahli manajemen risiko senior yang telah berpengalaman selama lebih dari 30 tahun di dunia perbankan.
"Pengangkatan Marita Alisjahbana sejalan dengan komitmen Bank BTPN untuk selalu mematuhi standar dan kebijakan yang berlaku serta memenuhi ekspektasi pemangku kepentingan dan nasabah," pungkasnya.(*)