Rutin Olahraga Bantu Tingkatkan Produktivitas Seseorang
Fenomena ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin memahami hubungan antara kesehatan fisik dan menta
Belum lama ini viral seorang balita asal East Sussex, Inggris, memiliki kondisi kesehatan yang langka. Balita tersebut bernama Natarlia Nappi berusia dua tahun.
Natarlia memiliki kondisi kesehatan langka yakni tulang sangat rapuh. Kondisi ini menyebabkan tulang Natarlia bisa patah ketika dirinya batuk, cegukan, atau bahkan berpelukan.
Melansir Manchester Evening News, Natarlia mengidap kondisi Osteogenesis Imperfekta (OI) yang parah sejak lahir pada 16 Mei 2022. Kondisi ini juga kerap disebut sebagai tulang rapuh.
Ibu Natarlia, Nicole Croxton (41) mengungkapkan kisah kondisi langka dialami putrinya, Natarlia Nappi memiliki tulang sangat rapuh, membuat tulangnya sangat mudah patah.
Selama dua setengah tahun terakhir ini, Nicole bersama suaminya, Peter Nappi (41) harus merawat Natarlia dengan sangat hati-hati. Bahkan mereka tidak berani memeluk erat sang anak karena bisa mematahkan tulangnya.
"Kami belajar untuk menerimanya, secara mental itu menghancurkan. Kami yakin Natarlia adalah baru orang keempat di dunia mengalami penyakit tipe ini," ucap Nicole dikutip dari Mirror, Selasa (8/10/2024).
"Bayi dengan kondisi OI bisa mengalami patah tulang sebanyak 70 kali selama setahun. Itu adalah momen menyadari betapa rapuhnya dia sebenarnya," sambungnya.
Belum lama ini, Natarlia mengalami patah tulang paha. Kakinya harus dipasangi gips khusus sampai ia cukup dewasa untuk bisa dilakukan operasi.
Kejadiannya pada September 2024 ketika Natarlia jatuh dan kakinya terkilir. Dokter memberitahu bayi tersebut harus menjalani operasi memasukkan batang logam ke kakinya.
Selanjutnya, pasangan itu memutuskan mencari pendapat kedua di RS Great Ormond Street. Dokter di sana mengatakan Natalia belum mampu menjalani operasi karena berat badannya hanya 14 pon (6,3 kg).
Natarlia akhirnya dipindahkan ke RS Brighton untuk dipasangi gips khusus. Proses pemasangan gips berlangsung selama 2 jam. Keesokan harinya, Natarlia diperbolehkan pulang.
“Ada 3 tipe dari jenis penyakit ini, sedang, sedang, dan berat. Natarlia berada di tingkat paling parah," kata Peter.
Natarlia harus dirawat intensif untuk menjaga kekuatan tulang-tulangnya. Ia juga terus mengonsumsi obat pereda nyeri setiap 8 pekan untuk mengatasi rasa sakitnya.
Peter dan Nicole mengaku belum mengetahui secara pasti bagaimana nasib putrinya di masa yang akan datang.
"Kami harus menjalani hidup sehari demi sehari. Bahkan para spesialis tidak bisa memberitahu kami apa yang akan terjadi di masa mendatang, kami harus menjalani hidup untuk hari ini," cerita Peter.
"Berat badannya masih 14 pon, jadi dia tidak bisa menjalani operasi saat ini karena kondisinya. Semakin besar tubuhnya, semakin aman baginya. Ini adalah operasi yang intensif," tambahnya.
Peter dan Nicole memutuskan mencari donasi melalui GoFundMe. Mereka rencananya ingin membuatkan kamar berlapis busa yang aman agar putrinya bisa bermain.(*)