lustrasi SPBU Shell. Foto: Istimewa

Shell Dikabarkan Akan Menutup Semua SPBU di Indonesia

Perusahaan energi dan petrokimia global Shell kabarnya akan segera pamit dari Indonesia. PT Shell Indonesia kabarnya akan segera menutup seluruh unit stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Indonesia.

Asosiasi Perusahaan Minyak dan Gas Nasional (Aspermigas) telah menjaring kabar, soal rencana Shell Indonesia yang dikabarkan bakal menutup seluruh stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) miliknya di Indonesia. 

Dikutip dari liputran6.com Ketua Komite Investasi Aspermigas Moshe Rizal mengaku tak heran mendengar desas-desus tersebut. Lantaran, ia menilai jaringan ritel penyaluran produk BBM di SPBU Indonesia saat ini sudah sangat dikuasai oleh Pertamina.  

"Kalau di Indonesia terlihat jelas, saya enggak heran kalau dia mau tutup bisnis SPBU-nya di Indonesia. Karena kita lihat sendiri, mayoritas dari SPBU itu dikelola atau di bawah Pertamina. Jadi untuk mereka bersaing itu sulit," ucap Moshe.

Lebih lanjut, Moshe juga melihat bahwa persaingan bisnis SPBU di Indonesia saat ini tengah sulit mengingat monopoli Pertamina yang terlampau kuat.

Moshe pun tak heran jika Shell nantinya benar-benar minggat dari Indonesia lantaran kesulitan bersaing dengan Pertamina.

"Saya lihat sih memang bisnis SPBU yang di luar dari Pertamina itu memang sulit karena kan sudah dimonopoli juga oleh Pertamina," beber Moshe.

Di sisi lain, Pertamina selalu mendapatkan dukungan dari pemerintah seperti penjualan bahan bakar minyak (BBM) subsidi yang hanya bisa dijual mereka.

"BBM subsidi hanya boleh dijual oleh Pertamina, itu aja sudah memakan pasar mayoritas di Indonesia gitu ditambah lagi memang kita lihat sendiri kualitas BBM Pertamina ini makin lama makin bagus dan pelayanan SPBU Pertamina juga semakin baik," ungkap Moshe.

Shell Indonesia saat ini memiliki lebih dari 300 karyawan yang tersebar di berbagai lokasi di seluruh Indonesia. Dengan lebih dari 170 stasiun pengisian bahan bakar yang tersebar di wilayah Jabodetabek, Bandung, Jawa Timur, dan Sumatera Utara.

Selain itu, Shell juga memiliki pabrik pelumas di Marunda yang menjadi salah satu fasilitas produksi penting dalam rantai pasokan global Shell. Fasilitas lainnya termasuk terminal penyimpanan bahan bakar di Gresik, Jawa Timur, yang memainkan peran kunci dalam mendistribusikan produk-produk energi ke berbagai daerah di Indonesia.(*)

Artikel Terkait