Nikita Willy bersama suami. Foto: Google

Nikita Willy Curhat Tidak Minum Kopi Selama 9 Bulan, Ini Alasannya

Nikita Willy baru saja mengunggah video terbaru di akun YouTube miliknya. Dalam video tersebut, ia membagikan pengalamannya yang tengah mengandung anak kedua.  

Salah satu cerita yang dibagikan Nikita Willy adalah saat dirinya tidak meminum kopi selama masa kehamilannya. Nikita Willy yang saat ini berada di Amerika membagikan cerita tersebut dalam konten YouTube-nya.

Saat itu Nikita Willy mengajak ayah sambung dan crew YouTube-nya untuk mampir ke kedai kopi favoritnya. Saat sedang berada di kedai tersebut Nikita pun mengaku tak ikut membeli kopi lantaran sedang mengandung.

"Kopi ini adalah salah satu kopi yang aku suka banget sama Indra kalau lagi di LA. Tapi karena aku lagi hamil, enggak bisa minum kopi. Jadi kalian aja yang minum kopi. Aku udah sembilan bulan lho enggak minum kopi," kata Nikita Willy dilansir dari YouTube (22/12/2024).

Dari perkataan yang disampailan Nikita Willy tersebut, benarkah ibu hamil sama sekali tidak boleh minum kopi atau mengonsumsi kafein? Simak penjelasan dokter berikut ini.

Dikutip dari Suara.com perihal konsumsi kopi atau minuman berkafein lain oleh ibu hamil terbilang cukup sering dibahas dokter. Salah satunya adalah dr. Jeffry Kristiawan melalui video YouTube Tanyakan Dokter yang tayang pada 18 Februari 2020.

dr. Jeffry Kristiawan membuka penjelasannya dengan menyebutkan bahwa kandungan terbesar dalam kopi adalah kafein. Selain kopi, minuman lain yang juga mengandung kafein adalah teh, soda, serta susu cokelat.

Menurut dr. Jeffry Kristiawan, kafein boleh saja dikonsumsi oleh ibu hamil. Terlebih karena kafein sebenarnya memiliki banyak manfaat yang sudah teruji secara medis.

Tapi manfaat tersebut akan didapat apabila kafein dikonsumsi dalam batas wajar. dr. Jeffry Kristiawan menjelaskan batas wajar mengonsumsi kafein bagi ibu hamil adalah maksimal 200 mg atau sekitar dua cangkir.

"Kalau pada saat hamil, menurut jurnal penelitian dikatakan bahwa sebaiknya tidak lebih dari 200 mg kafein. Kalau kita konversikan jadi minuman, mungkin kopi instan (sebanyak) dua gelas," jelas dr. Jeffry Kristiawan. (*)

Artikel Terkait