Generasi Sehat Dimulai dari Ibu yang Bahagia
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat bahwa sekitar satu dari lima perempuan di negara berkemban
Kerutan memang bagian alami dari proses penuaan, tetapi sejumlah kebiasaan harian dapat membuatnya muncul lebih cepat. Ahli dermatologi menyebut faktor gaya hidup berperan besar, terutama paparan sinar matahari yang menjadi penyebab utama penuaan dini pada kulit.
Melansir dari Kumparan.com tanpa disadari, beberapa kebiasaan sehari-hari ternyata juga dapat membuat garis halus lebih cepat terlihat. Berikut ini ada lima kebiasaan yang sering luput dari perhatian hingga membuat munculnya kerutan. Yuk, simak penjelasan selengkapnya berikut ini!
1. Tidak memakai sunscreen
Sinar ultraviolet merusak kolagen dan elastin, serat yang menjaga kulit tetap kencang. Kerusakan ini terjadi juga saat cuaca mendung atau ketika berada di dalam ruangan dekat jendela. Tabir surya SPF 30 atau lebih sebaiknya dipakai setiap pagi dan diulang setiap dua jam bila beraktivitas di luar.
2. Merokok
Zat kimia dalam rokok mengurangi aliran darah ke kulit dan merusak kolagen. Perokok kerap memiliki kerutan lebih dalam, terutama di sekitar mulut dan mata. Paparan polusi udara perkotaan juga dikaitkan dengan stres oksidatif pada kulit.
3. Kurang tidur dan posisi tidur
Tidur yang kurang menghambat perbaikan kulit. Selain itu, tidur dengan wajah menekan bantal dalam waktu lama dapat meninggalkan garis tidur yang pada sebagian orang lama-kelamaan menjadi permanen.
4. Terlalu banyak gula
Konsumsi gula berlebih memicu proses glikasi, yaitu ikatan gula dengan protein seperti kolagen yang membuatnya kaku dan mudah rusak. Mengganti makanan manis olahan dengan buah, sayur, dan protein dapat membantu menjaga kualitas kulit.
5. Ekspresi dan kebiasaan wajah
Mengernyit, menyipitkan mata saat menatap layar, atau menarik dan menggosok kulit wajah terlalu keras dapat memperdalam garis ekspresi. Menggunakan kacamata bila perlu dan mengatur kecerahan layar bisa mengurangi kebiasaan menyipitkan mata.
Para dokter menekankan bahwa pencegahan lebih mudah daripada perbaikan. Rutinitas sederhana berupa pembersih lembut, pelembap, dan tabir surya, ditambah gaya hidup sehat, sudah memberi manfaat nyata. Bagi yang ingin menggunakan retinol atau perawatan klinik, konsultasi dengan dokter kulit dianjurkan agar sesuai kondisi kulit.