Ilustrasi. Foto: Pinterest.

Rahasia Rambut Sehat: Cara Merawat agar Cepat Panjang, Tebal, dan Kuat

Rambut yang tebal dan kuat menjadi dambaan banyak orang, tetapi pertumbuhannya memiliki batas biologis. Secara umum, rambut tumbuh sekitar satu sentimeter per bulan. Karena itu, perawatan yang efektif berfokus pada menjaga kondisi kulit kepala dan mencegah kerusakan, bukan mencari cara instan.

Melansir dari liputan6.com perawatan rambut penting dilakukan untuk menjaga kesehatan rambut tetap terjaga. Untuk itu berikut ini beberapa langkah yang wajib dilakukan untuk menjaga kesehatan rambut anda.

1.Memperhatikan nutrisi terjaga

Rambut tersusun dari protein keratin sehingga asupan protein yang cukup dari telur, ikan, daging tanpa lemak, tahu, dan tempe sangat penting. Zat besi, seng, vitamin D, dan asam lemak omega-3 juga berkaitan dengan siklus pertumbuhan rambut.

Kekurangan zat besi, misalnya, merupakan salah satu penyebab rambut rontok yang cukup umum. Suplemen seperti biotin populer, tetapi manfaatnya paling jelas bila seseorang memang mengalami kekurangan, sehingga sebaiknya dikonsultasikan dulu dengan dokter.

2. Rawat kulit kepala

Keramas dengan frekuensi sesuai jenis kulit kepala, umumnya 2–3 kali seminggu untuk kulit kepala normal, membantu menjaga folikel bebas dari sumbatan minyak dan ketombe. Pijatan lembut selama beberapa menit dapat melancarkan sirkulasi darah, walau bukti ilmiahnya masih terbatas.

3. Kurangi paparan panas dan bahan kimia

Penggunaan hair dryer, catokan, serta pewarna atau pelurus rambut yang sering melemahkan batang rambut sehingga mudah patah. Bila harus memakai alat panas, gunakan pelindung panas dan suhu terendah yang efektif. Potong ujung rambut secara berkala, sekitar 8–12 minggu sekali, agar ujung bercabang tidak merambat ke atas.

4. Hindari kebiasaan yang menarik rambut

Ikat rambut terlalu kencang atau menyisir rambut basah dengan kasar dapat memicu kerontokan. Gunakan sisir bergigi jarang dan ikat rambut yang lembut.

5. Kelola stres dan tidur

Stres berat, penyakit, melahirkan, atau diet ekstrem dapat memicu kerontokan sementara yang disebut telogen effluvium.

Jika kerontokan berlangsung lebih dari beberapa bulan, muncul bagian botak, atau kulit kepala terasa nyeri dan meradang, segera temui dokter spesialis kulit untuk mencari penyebab dan penanganannya.

 

Artikel Terkait