Nasi Hainan. Foto: Serious Eats/ Fred Hardy

Asal-usul Nasi Hainan, Favoritnya Orang Asia

Berbicara hidangan lezat asal Asia, nasi hainan selalu menjadi perbincangan menarik. Dikenal dengan citarasa dan aroma menggugah selera, nasi hainan menjadi kuliner favorit di seluruh dunia.

Di sisi lain, ada perdebatan panjang tentang asal-usul hidangan ini. Ada mengklaim bahwa nasi hainan berasal dari Singapura, tetapi ada juga berpendapat bahwa nasi hainan merupakan makanan khas Malaysia.

Mengutip thetriump.com, nasi hainan adalah hidangan terdiri dari nasi yang dimasak dengan kaldu ayam, sering kali disajikan bersama potongan daging ayam lembut dan sambal atau saus cabai yang nikmat. Rasanya gurih dan aromatik membuatnya sangat disukai banyak orang.

Asal-usul Nasi Hainan

Mengutip South China Morning Post, kuliner yang satu ini ditemukan imigran China yang menetap di Asia Tenggara. Selama beberapa dekade kemudian, masalah klaim atas orisinalitas makanan ini menuai permasalahan cukup serius.

Semenjak Malaysia dan Singapura berpisah pada tahun 1965, persaingan mengklaim sajian nasi ayam hainan sebagai makanan khas negara keduanya semakin rumit.

Di satu sisi, Menteri Pariwisata Malaysia, Ng Yen Yen menegaskan bila nasi ayam hainan hidangan asli Malaysia telah dibajak Singapura.

Sementara di lain sisi, hawker, pusat makanan Singapura mendapatkan penghargaan warisan budaya dari UNESCO. Hal ini dikarenakan Singapura menyajikan nasi ayam hainan sebagai sajian spesial di delapan restoran berbintang Michelin.

Hidangan ini sebenarnya merupakan adaptasi dari nasi ayam Wenchang berasal dari kota Wenchang, Pulau Hainan, Tiongkok.

Oleh karena itu, hidangan ini berkembang dan diberi nama nasi hainan, sesuai dengan nama pulau tersebut.

Singapura memegang klaim bahwa nasi hainan pertama kali diciptakan oleh para imigran Tionghoa yang tiba di negara tersebut.

Mereka beradaptasi dengan bahan-bahan lokal yang tersedia, seperti ayam dan nasi untuk menciptakan hidangan yang sekarang dikenal sebagai nasi hainan.

Klaim ini didukung seperti catatan tentang pedagang Tionghoa menjual nasi hainan di Singapura pada awal abad ke-19.

Brian Wong sebagai pecinta sejarah asal Singapura menjelaskan bahwa gerai chicken rice pertama berdiri tahun 1940.

Pendirinya Wong Yiguan, seorang pria asal Qionghai yang belajar membuat sajian ini ke Wenchang.

Sementara di Malaysia, Norma Musa sebagai Chef ternama Malaysia, mengaku bahwa catatan sejarah mengenai hal ini tidak terdokumentasikan dengan baik, namun gerai chicken rice tertua di Malaysia sudah ada sejak tahun 1939.

Norma Musa menjelaskan nasi ayam wenchang dibawa ke Asia Tenggara pada tahun 1880-an. Di tahun tersebut hingga tahun 1940-an, banyak imigran China pindah ke wilayah British Malaya.

Umumnya mereka bekerja di tambang timah dan perkebunan karet. Kemudian, seiring waktu berjalan imigran Hainan tersebut menemukan peluang berjualan kuliner, terutama setelah Inggris meninggalkan wilayah Malaya.

Pengaruh Kelezatan Nasi Hainan

Selama berabad-abad, hidangan nasi hainan mengalami berbagai perubahan dan modifikasi di berbagai wilayah.

Di Singapura, memiliki “Hainanese Chicken Rice,” dimana ayam dimasak dengan cara khas Hainan.

Di Tiongkok daratan, hidangan tersebut dikenal dengan nama berbeda dan memiliki variasi unik sesuai dengan preferensi lokal.

Meskipun asal-usul nasi hainan masih menjadi misteri, yang jelas hidangan ini telah menyatukan orang-orang di seluruh dunia melalui cinta mereka terhadap rasa yang lezat.(*)

Artikel Terkait