Uya Kuya Tekankan Pentingnya Sinergi Bersama Demi Optimalisasi Program MBG
Makan Bergizi Gratis tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan gizi, tetapi juga merupakan instr
Kue nastar menjadi salah satu makanan kering andalan saat hari raya lebaran. Tekstur yang khas dari nastar membuat kue kering ini menjadi banyak dicari orang saat hari raya. Lalu bagaimanakah cara membuat kue nastar yang lembut ketika dimakan dan tidak keras? Simak ulasan lengkapnya berikut ini!
Untuk menyambut lebaran biasanya ada keluarga yang ingin membuat sendiri kue lebaran. Salah satunya yakni adalah kue nastar, meski begitu tak sedikit juga yang gagal dalam proses membuat kue nastar.
Dikutip dari Kompas.com sebagian besar kesalahannya yakni nastar yang dibuatnya menjadi keras dan atau bahkan tak mengembang. Untuk itu anda wajib memperhatikan tips dibawah ini agar nastar lebaran anda gurih saat dimakan. Supaya hal itu tidak terjadi, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan, terutama soal bahan yang digunakan.
Cara membuat nastar yang dianjurkan:
Hindari penggunaan putih telur berlebihan
Salah satu penyebab utama nastar menjadi keras adalah penggunaan putih telur dalam adonan. Banyak orang mengira semua bagian telur harus dipakai, padahal ini bisa memengaruhi tekstur akhir.
Kalau keras biasanya karena pakai putih telur. Kalau mau nastar yang renyah, tambahkan saja putih telurnya, tapi saya tidak menambahkan putihnya," kata Etek (Bibi)
Artinya, jika ingin mendapatkan nastar yang lembut, sebaiknya cukup gunakan kuning telur saja. Putih telur cenderung membuat tekstur nastar jadi lebih kering dan keras.
Jangan kebanyakan tepung
Takaran tepung juga sangat berpengaruh pada hasil akhir nastar. Terlalu banyak tepung bisa membuat adonan menjadi padat dan keras, bahkan berisiko pecah saat dipanggang.
"Kalau nastarnya pecah, biasanya karena tepungnya kebanyakan," kata Mar. Sebagai patokan, ia menggunakan sekitar satu kilogram tepung terigu untuk 500 gram mentega. Pastikan tepung dimasukkan secara bertahap agar adonan tetap lembut dan tercampur merata.
Aduk adonan secara manual
Teknik mengaduk juga penting. Menggunakan mixer memang lebih praktis, tetapi mikser bisa membuat adonan terlalu mengembang dan akhirnya memengaruhi tekstur nastar.
"Tidak pakai mixer, nanti adonannya mengembang," katanya. Mengaduk secara manual dengan sendok kayu membantu menjaga tekstur tetap padat tetapi lembut setelah dipanggang.
Gunakan komposisi bahan yang tepat
Untuk hasil optimal, perhatikan komposisi bahan. Mar menyarankan penggunaan lima kuning telur untuk setiap 1 kilogram tepung terigu dan 500 gram mentega, ditambah bahan lain seperti tepung susu dan butter. Keseimbangan bahan ini penting agar nastar tidak terlalu keras maupun terlalu rapuh.
Perhatikan isian nanas
Selain adonan, isian juga berperan dalam kualitas nastar. Selai nanas sebaiknya dibuat sendiri agar rasanya lebih segar dan tidak terlalu berair.
“Kalau isian nastar, saya bikin sendiri pakai buah nanas yang dimasak dengan gula, jadilah selai nanas homemade," kata Mar.
Isian yang tepat akan menjaga tekstur nastar tetap enak dan tidak merusak struktur kue saat dipanggang.