Uya Kuya Tekankan Pentingnya Sinergi Bersama Demi Optimalisasi Program MBG
Makan Bergizi Gratis tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan gizi, tetapi juga merupakan instr
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memberikan edukasi ke masyarakat tentang bagaimana cara membedakan obat palsu dan obat asli dipasaran. BPOM mengingatkan kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati dan dan waspada terhadap produk obat palsu yang beredar.
Melalui unggahan Instagram resmi @bpom_ri Senin (23/3), BPOM menjelaskan bahwa kini masyarakat bisa mengecek keaslian produk dengan cara yang lebih mudah. Adapun langkah-langkah pengecekan obat tersebut yang sudah dirangkum oleh BPOM agar masyarakat mudah mempelajarinya.
Dalam memberikan perlindungan ekstra ke masyarakat, BPOM juga menyediakan layanan Sentra Informasi Obat dan Makanan Palsu. Layanan ini dapat digunakan untuk memastikan apakah produk yang digunakan termasuk asli atau palsu. BPOM menyebut layanan ini dirancang agar masyarakat tidak lagi kebingungan saat menemukan produk yang meragukan.
Ciri produk yang perlu diwaspadai
BPOM menyebutkan ada beberapa tanda yang bisa dikenali saat menemukan produk yang diduga palsu, seperti:
- Kemasan terlihat berbeda tipis dari produk yang biasa digunakan
- Efek terasa aneh atau mengganggu kesehatan setelah digunakan
- Harga jauh lebih murah dari pasaran tanpa alasan jelas
Tiga hal tersebut dianggap sering menjadi indikator awal bahwa produk tersebut perlu dicek lebih lanjut.
Cara cek obat asli atau palsu
BPOM menjelaskan bahwa pengecekan bisa dilakukan secara online dengan langkah sederhana berikut:
- Buka situs resmi cegahtangkal.pom.go.id
- Isi formulir dengan data produk yang ingin dicek
- Tunggu hasil informasi terkait keaslian produk
- Langkah ini dapat dilakukan kapan saja untuk memastikan keamanan produk sebelum digunakan.
Selain layanan tersebut, BPOM juga menyediakan daftar temuan obat palsu melalui situs resmi mereka. Informasi ini dapat membantu masyarakat mengenali produk yang sering dipalsukan. BPOM mengimbau masyarakat untuk selalu memastikan produk yang digunakan telah terdaftar dan memenuhi standar keamanan.
BPOM menegaskan pentingnya kehati-hatian dalam memilih obat dan produk kesehatan. Pengecekan keaslian produk menjadi langkah sederhana yang dapat membantu mencegah risiko kesehatan akibat penggunaan produk palsu.