Polri: Perpanjang STNK Tanpa Data KTP Sebelumnya Bisa Dilakukan, Ini Syaratnya!
Kebijakan baru ini hadir sebagai respons atas polemik kewajiban melampirkan KTP pemilik sebelumnya y
Menu makanan saat berbuka puasa biasanya sangat menggoda meski tak punya kecukupan gizi untuk tubuh. Untuk itu mengkonsumsi makanan saat sahur dan berbuka perlu diherhatikan apabila memiliki kandungan zat makanan seperti berikut ini.
Melansir dari Kompas.com Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga RS Pondok Indah, dr. Risky Dwi Rahayu, M.Gizi, Sp.K.O, mengingatkan bahwa tidak semua jenis makanan mendukung kebutuhan energi tubuh saat puasa.
Ia menyarankan agar masyarakat lebih selektif dalam memilih makanan, terutama jika tetap aktif berolahraga selama bulan Ramadhan. “Hindari mengonsumsi gorengan dan gula sederhana,” ujar dr. Risky.
Pada waktu sahur dan berbuka, sebagian orang mengkonsumsi makanan dengan sepuasnya tanpa memperhatikan kandungan gizinya. Kondisi ini akan berbahaya bila terus dilakukan karena zat gizi yang masuk ke tubuh tidaklah seimbang.
“Sahur dan berbuka puasa sebaiknya tetap mempertimbangkan kecukupan zat gizi seperti karbohidrat kompleks, protein berkualitas baik, lemak, dan cairan,” jelasnya.
Karbohidrat kompleks dapat membantu menjaga energi tubuh lebih stabil sepanjang hari. Protein berkualitas baik juga penting untuk membantu mempertahankan massa otot, terutama bagi orang yang tetap aktif berolahraga selama puasa.
Makanan yang perlu dihindari saat puasa Berikut adalah beberapa jenis makanan yang perlu dihindari saat sahur dan berbuka puasa.
1.Makanan tinggi gula sederhana
Makanan yang mengandung gula sederhana sering menjadi pilihan saat berbuka puasa karena rasanya manis dan dapat memberikan energi dengan cepat. Namun, konsumsi gula sederhana secara berlebihan tidak membantu menjaga energi tubuh dalam waktu lama.
Energi dari gula sederhana biasanya hanya bertahan sebentar sehingga tubuh dapat kembali merasa lemas setelahnya. Karena itu, konsumsi gula sederhana sebaiknya dibatasi agar tubuh tetap memiliki energi yang lebih stabil selama menjalani puasa.
2. Gorengan
Gorengan juga termasuk makanan yang sebaiknya tidak dikonsumsi secara berlebihan saat sahur maupun berbuka puasa. Makanan yang digoreng umumnya mengandung lemak yang tinggi. Jenis makanan ini memang sering menjadi menu favorit saat berbuka, tetapi tidak selalu mendukung kebutuhan nutrisi tubuh. Konsumsi gorengan secara berlebihan dapat membuat asupan kalori meningkat tanpa memberikan keseimbangan nutrisi yang cukup.
Dengan membatasi konsumsi makanan tinggi gula sederhana dan gorengan, tubuh dapat memperoleh asupan nutrisi yang lebih seimbang. Hal ini juga membantu menjaga kondisi tubuh tetap bugar selama menjalani ibadah puasa di bulan Ramadhan.