5 Jenis Makanan yang Tak Direkomendasikan Saat Sarapan
Makanan-makanan ini dapat memicu lonjakan gula darah, menyebabkan penurunan energi dengan cepat, dan
Kolesterol tinggi menjadi salah satu faktor yang harus diperhatikan oleh semua orang karena berbahaya bila terus didiamkan. Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menekan kolesterol tinggi seperti dengan mengurangi makanan berlemak, berminyak, dan rajin olahraga. Namun dibalik itu semua ada hal menyebabkan kolesterol seseorang susah turun karena mempunyai 4 penyakit ini!
Dikutip dari Kompas.com, Dosen Fakultas Kedokteran dan Gizi (FKGiz) IPB University, dr Christy Efiyanti, SpPD, mengingatkan bahwa ada sejumlah penyakit yang dapat memengaruhi kadar kolesterol dalam darah. Karena itu, masyarakat perlu memahami bahwa kolesterol tinggi sering kali dipengaruhi banyak faktor, bukan hanya kebiasaan makan sehari-hari.
Lebih lanjut, Christy menjelaskan bahwa kondisi medis tertentu dapat berkontribusi terhadap peningkatan kadar kolesterol dan perlu mendapat perhatian.
Penyebab kolesterol tinggi terjadi karena konsumsi makanan berlemak yang berlebih. Padahal, menurut Christy, terdapat berbagai faktor lain yang dapat memengaruhi kadar kolesterol seseorang.
Meski demikian terdapat faktor lain yang kerap luput dari perhatian, yakni penyakit tertentu yang memengaruhi proses metabolisme dalam tubuh. "Kadar kolesterol seseorang dipengaruhi oleh banyak faktor yang lebih kompleks," ujar dr. Christy.
Untuk menjaga kadar kolesterol tetap normal, Christy menyarankan masyarakat menerapkan pola hidup sehat, termasuk membatasi makanan tinggi lemak dan makanan olahan yang mengandung lemak jenuh, rutin berolahraga, serta menjaga berat badan ideal.
Pemeriksaan rutin dapat membantu menemukan penyebab kolesterol tinggi yang mungkin tidak terlihat dari gejala sehari-hari, termasuk penyakit penyerta yang memerlukan penanganan khusus.
Berikut ini ada empat penyakit yang jadi penganggu dalam menekan kolesterol:
1. Diabetes
Salah satu penyakit yang dapat berkaitan dengan tingginya kadar kolesterol adalah diabetes. Menurut Christy, diabetes termasuk kondisi medis yang dapat berkontribusi terhadap peningkatan kolesterol dalam darah. Karena itu, seseorang yang memiliki diabetes perlu memantau kadar kolesterolnya secara rutin sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan secara menyeluruh.
2. Gangguan ginjal
Gangguan pada fungsi ginjal juga dapat memengaruhi kadar kolesterol. Ginjal memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan berbagai zat dalam tubuh. Ketika fungsinya terganggu, proses metabolisme dapat ikut terpengaruh, termasuk yang berkaitan dengan kolesterol. Oleh sebab itu, pemeriksaan kesehatan secara berkala menjadi penting untuk mendeteksi gangguan ginjal sejak dini.
3. Penyakit hati
Selain ginjal, hati atau liver juga berperan besar dalam mengatur produksi dan pengolahan kolesterol. Menurut Christy, penyakit hati termasuk salah satu kondisi yang dapat menyebabkan kadar kolesterol meningkat. Karena itu, seseorang yang memiliki masalah pada organ hati sebaiknya tidak hanya fokus pada gejala penyakitnya, tetapi juga memperhatikan kondisi metabolisme tubuh secara keseluruhan.
4. Gangguan tiroid
Gangguan tiroid juga masuk dalam daftar kondisi medis yang dapat memengaruhi kadar kolesterol. Tiroid berfungsi mengatur berbagai proses metabolisme tubuh. Ketika terjadi gangguan pada kelenjar ini, kadar kolesterol dapat ikut berubah dan cenderung meningkat. Hal ini menunjukkan bahwa kolesterol tinggi tidak selalu berkaitan langsung dengan makanan yang dikonsumsi setiap hari.