Polri: Perpanjang STNK Tanpa Data KTP Sebelumnya Bisa Dilakukan, Ini Syaratnya!
Kebijakan baru ini hadir sebagai respons atas polemik kewajiban melampirkan KTP pemilik sebelumnya y
Selama puasa seseorang menahan lapar dan harus selama lebih dari 12 jam lamanya. Tidak adanya makanan yang dicerna dalam tubuh bisa memicu terjadinya asam lambung jika anda memiliki kebiasaan buruk ini.
Dikutip dari Kompas.com Dokter spesialis penyakit dalam di RS Saiful Anwar Malang, Dr. dr. Syifa Mustika, SpPD-KGEH, menjelaskan meskipun lambung kosong, tubuh tetap memproduksi asam lambung secara alami.
“Pada sebagian orang, terutama yang memiliki riwayat Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) atau dispepsia, asam yang diproduksi dapat mengiritasi dinding lambung atau naik ke kerongkongan,” ujar Syifa kepada Kompas.com, Senin (9/3) malam.
Selain kondisi medis tersebut, keluhan asam lambung saat puasa juga bisa dipicu oleh perubahan pola hidup selama Ramadhan. “Perubahan pola makan, pola tidur, hingga tingkat stres selama puasa juga dapat memicu kekambuhan keluhan,” tambahnya.
Keluhan asam lambung saat berpuasa biasanya tidak muncul tanpa sebab. Menurut Syifa, ada sejumlah faktor yang dapat memicunya, terutama yang berkaitan dengan pola makan dan kebiasaan sehari-hari.
Memahami faktor-faktor penyebab asam lambung menjadi penting terutama bagi orang yang memiliki riwayat GERD atau dispepsia, agar kondisi lambung tetap terjaga selama puasa.
Beberapa faktor yang sering memicu keluhan antara lain:
1. Sahur terlalu sedikit atau bahkan melewatkan sahur
2. Makan berlebihan saat berbuka
3. Mengonsumsi makanan pedas, asam, berlemak, atau gorengan
4. Minum minuman berkafein seperti kopi atau teh dalam jumlah banyak
5. Tidur segera setelah makan pada malam hari
6. Stres dan kelelahan
7. Memiliki riwayat penyakit lambung seperti gastritis