Arzeti Sebut Program MBG Jadi Jawaban Tepat Atasi Permasalahan Gizi Pada Anak
Tujuan utama dari program ini adalah meningkatkan asupan gizi masyarakat sekaligus meningkatkan peng
Indramayu, Jawa Barat (31/10) – Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani, menegaskan pentingnya kesadaran gizi seimbang sebagai langkah utama dalam mencetak generasi unggul yang akan menjawab tantangan masa depan. Hal tersebut disampaikan saat kegiatan sosialisasi Program Makan Bergizi (MBG) di Aula Yayasan Cordova, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu (30/10).
Dalam pernyataannya, Netty menyoroti bahwa stunting merupakan persoalan serius yang tidak bisa dibiarkan, karena berdampak langsung terhadap kualitas sumber daya manusia.
“Stunting menggambarkan kegagalan tumbuh kembang anak akibat kekurangan gizi kronis, terutama pada seribu hari pertama kehidupan. Dampaknya tidak hanya pada tinggi badan, tetapi juga pada perkembangan otak, kemampuan belajar, hingga daya tahan tubuh anak,” ujar Netty.
Ia menambahkan, Program MBG tidak sekadar menyediakan makanan bergizi, tetapi juga berperan besar dalam mendorong perubahan perilaku masyarakat. Edukasi gizi, pemantauan tumbuh kembang anak, dan peningkatan kesadaran terhadap pentingnya pola makan seimbang menjadi inti dari program ini.
“Keluarga, tenaga pendidik, dan tenaga kesehatan harus bersinergi menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal,” tambahnya dengan tegas.
Sementara itu, Bisma Panji, Anggota DPRD Kabupaten Indramayu, menyampaikan bahwa pelaksanaan sosialisasi MBG merupakan momentum penting memperkuat kolaborasi lintas sektor antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat.
“Pemenuhan gizi seimbang adalah fondasi membangun generasi sehat dan produktif. MBG bukan hanya program makan gratis, tetapi mengandung nilai sosial dan edukatif yang besar,” ujarnya.
Dari sisi pelaksana teknis, Teguh Suparngadi dari Badan Gizi Nasional menambahkan bahwa pelaksanaan MBG diarahkan pada empat prioritas utama: penanganan stunting, perbaikan gizi dan anemia, pemerataan akses terhadap pangan bergizi, serta penguatan ekonomi masyarakat lokal.
Program MBG tidak hanya bertujuan untuk mencegah stunting dan gizi buruk sejak masa kehamilan hingga usia pertumbuhan anak, tetapi juga membangun kesadaran kolektif akan pentingnya konsumsi pangan yang aman dan bergizi.