Charles Honoris Tekankan Peran Krusial BGN dalam Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis
Program MBG adalah upaya strategis pemerintah untuk membangun sumber daya manusia Indonesia yang seh
Cinere, Kota Depok, Jawa Barat – Anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) Lucy Kurniasari sebut program Makan Bergizi Gratis adalah salah satu langkah strategis dalam menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul.
Hal itu, Lucy paparkan dalam sosialisasi program Makan Bergizi Gratis di Kelurahan Cinere, Kota Depok, Jawa Barat Rabu, 5 Februari 2025. Kegiatan sosialisasi ini adalah inisiasi DPR RI dengan Badan Gizi Nasional (BGN) dalam mewujudkan gizi berkualitas bagi masyarakat.
“Langkah ini merupakan salah satu cara strategis dalam mewujudkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dengan memastikan pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat dengan baik dan berkualitas,” kata Lucy Kurniasari dalam sosialisasi MBG di Cinere Rabu, 5 Februari 2025.
“Kualitas pangan dan gizi merupakan kunci utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul,” sambungnya.
Seperti yang sudah diketahui, Program Makan Bergizi Gratis ini merupakan program andalan dari pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakilnya Gibran Rakabuming Raka.
Dalam paparannya, Lucy Kurniasari juga menjelaskan mengenai tujuan utama dari diadakannya program Makan Bergizi Gratis.
“Program MBG bertujuan untuk meningkatkan gizi masyarakat, terutama anak dan ibu. Program ini juga bertujuan untuk mengurangi angka stunting dan malnutrisi di Indonesia," jelas Lucy.
Dengan menyediakan makanan yang sehat dan bergizi secara gratis, program ini diharapkan dapat meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan kelompok yang dilayani, serta membantu menciptakan kondisi yang lebih baik untuk pertumbuhan dan perkembangan mereka.
Sementara itu mengenai anggaran menjalankan program makan bergizi gratis ini akan mengalami penambahan hingga akhir tahun 2025.
Anggaran awal Program MBG adalah Rp. 71 triliun untuk menjangkau 17,5 juta penerima manfaat hingga September 2025. Namun, menurut Menteri Keuangan, anggaran program ini akan ditambah Rp. 100 triliun, sehingga menjadi Rp 171 triliun.
Dengan penambahan Rp. 100 triliun ini tentunya akan bisa menyasar ke 82,9 juta penerima manfaat hingga akhir tahun 2025.
Pada April 2025 ditargetkan 3 juta anak Indonesia akan mendapatkan makanan bergizi. Target berikutnya pada Agustus 2025 akan bertambah menjadi 15 juta, dan akhir tahun anak Indonesia bisa mendapatkan makanan bergizi gratis.