Sosialiasi Makan Bergizi Gratis. Foto: Istimewa

Program Makan Bergizi Gratis: Dorong Partisipasi Masyarakat Wujudkan Generasi Emas 2045

 

Padang, Sumatera Barat (16/9) – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus digaungkan di Sumatera Barat sebagai upaya pemerintah dalam memperkuat pemahaman dan dukungan publik terhadap pentingnya pemenuhan gizi sejak dini. Program ini dipandang strategis untuk membentuk generasi sehat, cerdas, dan siap bersaing menuju Indonesia Emas 2045.

Sosialisasi yang mengusung tema “Bersama Mewujudkan Generasi Sehat Indonesia” berlangsung di UPT Asrama Haji Embarkasi Kota Padang, Senin (15/9). Kegiatan ini dihadiri oleh Anggota Komisi IX DPR RI, Badan Gizi Nasional (BGN), akademisi, serta masyarakat Kota Padang Pariaman.

Anggota Komisi IX DPR RI Rico Alfiano menegaskan bahwa keberhasilan MBG bukan hanya ditentukan oleh pemerintah, melainkan juga keterlibatan masyarakat.

“Gizi adalah investasi masa depan. Program MBG akan sulit berjalan tanpa dukungan masyarakat. Peran ibu sangat penting karena dari keluarga lahir kebiasaan makan sehat yang menentukan masa depan anak-anak,” ujarnya.

Sejalan dengan itu, perwakilan BGN Teguh Suparngadi menjelaskan langkah strategis yang tengah dilakukan, di antaranya penambahan jumlah Sekolah Penerima Program Gizi (SPPG) secara bertahap. Ia mencontohkan kesuksesan MBG di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang mampu meningkatkan semangat belajar siswa.

“Program MBG terbukti meningkatkan prestasi anak, memperluas akses makanan sehat, serta menumbuhkan kesadaran gizi sejak dini. Kami berharap manfaat ini segera dirasakan oleh masyarakat Sumatera Barat,” ungkap Teguh.

Sementara itu, akademisi dari Padang, Yasinda Syamsuddin, menekankan nilai kebersamaan sebagai kunci keberhasilan MBG. Ia mengangkat filosofi lokal “Bangsamo Mangjadi” atau bersama-sama kita pasti bisa.

“Masyarakat perlu melihat program ini bukan sekadar bantuan, tetapi bagian dari tugas negara dalam memastikan generasi muda mendapatkan gizi seimbang,” jelas Yasinda.

Melalui sosialisasi ini, pemerintah berharap MBG tidak hanya menekan angka stunting, tetapi juga menjadi fondasi kuat bagi lahirnya generasi emas Sumatera Barat yang sehat, cerdas, dan berdaya saing global.

 

Artikel Terkait