Sosialiasi Makan Bergizi Gratis. Foto: Istimewa

Putih Sari Dorong Perubahan Pola Makan Lewat Program Makan Bergizi Gratis

Bekasi, Jawa Barat (18/4) - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Fraksi Gerindra, Putih Sari, menegaskan pentingnya perubahan pola makan masyarakat dalam kegiatan Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama mitra kerja yang digelar di Fahya Futsal, Jumat (17/4).

Dalam pemaparannya, Putih Sari menyoroti kebiasaan yang masih sering ditemui di masyarakat, yaitu pola makan “asal kenyang” tanpa memperhatikan kandungan gizi. Ia menyebut, kondisi tersebut menjadi tantangan serius dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia.

“Di banyak tempat, kita masih melihat masyarakat makan hanya untuk kenyang. Nasi yang banyak, tetapi lauk sangat sedikit, bahkan tanpa sayur dan buah. Padahal, tubuh membutuhkan gizi seimbang, bukan sekadar rasa kenyang,” ujarnya.

Ia mengungkapkan bahwa kondisi tersebut juga menjadi perhatian Presiden Prabowo Subianto, yang mendorong hadirnya program makan bergizi gratis sebagai solusi nyata di tengah masyarakat.

Menurutnya, program MBG dirancang untuk memastikan masyarakat, khususnya generasi muda, memperoleh asupan gizi yang cukup dan seimbang guna mendukung pertumbuhan dan perkembangan mereka.

“Fokus utama program ini adalah anak-anak usia sekolah. Pada masa ini, pertumbuhan tubuh dan perkembangan otak berlangsung sangat pesat, sehingga membutuhkan asupan nutrisi yang tepat,” jelasnya.

Putih Sari menegaskan bahwa pemberian gizi yang baik sejak dini merupakan investasi penting dalam menyiapkan generasi masa depan yang lebih sehat, kuat, dan cerdas.

“Jika sejak usia sekolah anak-anak mendapatkan gizi yang cukup, maka kita sedang membangun fondasi generasi Indonesia yang unggul di masa depan,” tambahnya.

Ia berharap melalui program ini, tidak ada lagi anak-anak yang makan sekadar untuk menghilangkan lapar, tetapi benar-benar mendapatkan makanan yang sehat dan bergizi.

Kegiatan sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mendorong perubahan perilaku masyarakat menuju pola hidup sehat, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Artikel Terkait