BPOM Temukan 11 Produk Ilegal Berbahaya dan 3 Produk Tanpa Izin Edar
BPOM menemukan 11 produk ilegal dengan rincian sebanyak 4 merek merupakan kosmetik hasil kontrak pro
Kampar, Riau (8/5) - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus disosialisasikan sebagai upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat serta mendukung terciptanya generasi sehat menuju Indonesia Emas 2045. Kegiatan sosialisasi MBG bersama mitra kerja kali ini digelar di Gedung Serbaguna Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, Riau, Kamis (7/5), dan dihadiri oleh ratusan masyarakat setempat.
Kegiatan ini menghadirkan Anggota Komisi IX DPR RI Ir. H. Sahidin, Lurah Lipat Kain Andi Sukma, serta Kepala KPPG Pekanbaru Dr. Syartiwidya, STP., MSi sebagai narasumber. Dalam sosialisasi tersebut, masyarakat diberikan pemahaman mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang, pencegahan stunting, serta manfaat Program MBG bagi kesehatan dan perekonomian masyarakat.
Anggota Komisi IX DPR RI, Ir. H. Sahidin menegaskan bahwa Program MBG merupakan langkah nyata pemerintah untuk memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan akses makanan bergizi yang layak. Ia menyebut masih tingginya angka stunting dan gizi buruk menjadi perhatian serius yang harus ditangani bersama.
“Program MBG hadir sebagai langkah nyata untuk memastikan generasi muda Indonesia tumbuh sehat, cerdas, dan mampu bersaing di masa depan,” ujar Ir. H. Sahidin.
Ia menjelaskan bahwa sasaran program meliputi peserta didik mulai dari PAUD hingga SMA/pesantren, termasuk ibu hamil dan ibu menyusui. Menurutnya, program ini juga memiliki dampak ekonomi yang besar karena melibatkan UMKM, petani, nelayan, dan penyedia bahan pangan lokal.
“Pemanfaatan bahan pangan lokal di Riau menjadi kekuatan penting agar program ini mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah,” lanjutnya.
Ir. H. Sahidin juga menegaskan komitmen DPR RI untuk terus mengawal pelaksanaan program agar berjalan transparan dan tepat sasaran.
“Kami di DPR RI akan terus mengawal kebijakan dan anggaran agar manfaat program ini benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Program MBG bukan hanya tentang pemberian makanan, tetapi juga tentang membangun masa depan bangsa melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia. MBG tidak hanya fokus pada pemenuhan kebutuhan gizi, tetapi juga menjadi instrumen penguatan ekonomi daerah melalui pemanfaatan sumber daya lokal.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya konsumsi makanan bergizi seimbang serta mendukung pelaksanaan Program MBG sebagai langkah bersama menciptakan generasi Indonesia yang sehat, kuat, dan berkualitas.