Sosialiasi Makan Bergizi Gratis. Foto: Istimewa

Tantangan Indonesia Menuju Indonesia Emas di Tahun 2045

Cianjur, Jawa Barat – Sosialisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai salah satu langkah menuju Indonesia emas di tahun 2025. Meski begitu banyak tantangan yang harus dihadapi Indonesia. Hal itu diungkapkan Anggota Komisi IX DPR RI Neng Eem Marhamah Zulfa dalam sosialisasi program MBG Rabu, 19 Februari 2025.

Program MBG resmi diluncurkan pemerintah pada 6 Januari 2025 lalu dan secara bertahap akan menjangkau berbagai wilayah di Indonesia. Program ini jadi salah satu langkah pemerintah dalam meningkatkan pemenuhan gizi dan mengurangi kasus stunting di Indonesia.

Kualitas pangan dan gizi merupakan kunci utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul.

“Program Makan Bergizi Gratis juga sejalan dengan visi Indonesia 2045 yang menargetkan terciptanya generasi emas atau generasi yang mampu membawa Indonesia menjadi negara maju,” terang Neng Eem Marhamah Zulfa dalam sosialisasi MBG.

Meski begitu, Anggota Komisi IX DPR RI, Neng Eem Marhamah Zulfa mengungkapkan adanya tantangan yang harus dihadapi Indonesia dalam perjalanannya menuju Indonesia emas ditahun 2045.

Tantangan gizi buruk dan stunting masih menjadi hambatan serius di Indonesia. Menurut Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022, angka prevalensi stunting di Indonesia berada di angka 21,6% meskipun sudah mengalami penurunan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.  Pemerintah memiliki target untuk menurunkan angka stunting menjadi 14% pada 2024,” papar Neng Eem.

 

Selain stunting, gizi buruk juga menjadi tantangan lainnya yang dapat memengaruhi kualitas SDM mendatang karena gizi yang buruk di masa pertumbuhan akan berdampak signifikan terhadap perkembangan kognitif, fisik, dan kemampuan belajar seseorang. Data Kementerian Kesehatan menyebutkan bahwa 3,8% anak balita di Indonesia mengalami gizi buruk.

“Hal ini berarti masih ada jutaan anak yang berpotensi mengalami hambatan pertumbuhan dan perkembangan. Situasi ini memerlukan kebijakan terobosan untuk memastikan pemenuhan nutrisi di seluruh lapisan masyarakat, terutama di kalangan anak-anak yang merupakan generasi penerus bangsa,” tutup Neng Eem Marhamah Zulfa.

                                                    

Program Makan Bergizi Gratis juga sejalan dengan visi Indonesia 2045 yang menargetkan terciptanya generasi emas atau generasi yang mampu membawa Indonesia menjadi negara maju.

Berdasarkan riset, Indonesia diproyeksikan akan memiliki populasi muda yang besar pada tahun 2045 dan program ini dapat menjadi pilar penting dalam mendukung generasi muda yang sehat, produktif, dan siap bersaing di masa depan.

 

 

Artikel Terkait