Ilustrasi. Foto: Pinterest.

Berapa Lama Sebaiknya Jalan Kaki Setiap Hari? Ini Anjuran yang Direkomendasikan

 

Jalan kaki masih menjadi salah satu bentuk olahraga paling mudah dan murah yang dianjurkan bagi hampir semua kelompok usia. Meski terlihat sederhana, aktivitas ini terbukti secara ilmiah mampu menurunkan risiko penyakit jantung, diabetes tipe dua, hingga membantu menjaga kesehatan mental jika dilakukan secara konsisten.

Dikutip dari liputan6.com Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan orang dewasa melakukan aktivitas fisik intensitas sedang, termasuk jalan kaki, setidaknya 150 hingga 300 menit per minggu, atau setara sekitar 30 menit setiap hari selama lima hari dalam sepekan. Bagi yang baru memulai, durasi dapat dimulai dari 10–15 menit per sesi dan ditingkatkan secara bertahap.

Karena pada rentang waktu itu, tubuh sudah mencapai intensitas yang cukup untuk meningkatkan detak jantung secara moderat tanpa menimbulkan kelelahan berlebihan, sekaligus memberikan manfaat kardiovaskular yang optimal. Berjalan kaki secara konsisten juga terbukti membantu mengontrol berat badan, memperbaiki kualitas tidur, serta menurunkan tingkat stres melalui pelepasan hormon endorfin.

Kelompok lanjut usia, penderita penyakit jantung, atau mereka dengan keterbatasan fisik disarankan berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu untuk menentukan durasi dan intensitas yang aman, karena kebutuhan setiap individu dapat berbeda tergantung kondisi kesehatan masing-masing.

Selain durasi, kecepatan langkah turut berpengaruh terhadap manfaat kesehatan yang didapat. Jalan kaki dengan kecepatan sedang hingga cepat, ditandai dengan napas yang sedikit terengah namun masih bisa berbicara, dinilai lebih efektif dibanding jalan santai biasa.

Sejumlah penelitian juga menyebut target 6.000–8.000 langkah per hari sudah cukup memberikan manfaat kesehatan signifikan bagi kelompok dewasa dan lanjut usia, tanpa harus terpaku pada mitos populer 10.000 langkah per hari.

Pagi hari sebelum matahari terlalu terik atau sore hari menjelang senja disebut menjadi waktu yang ideal, selain menghindari risiko terpapar sinar ultraviolet berlebihan di siang hari. Konsistensi menjadi kunci utama, karena manfaat kesehatan dari jalan kaki baru terasa optimal jika dilakukan secara rutin dalam jangka panjang.

 

Artikel Terkait