Polri: Perpanjang STNK Tanpa Data KTP Sebelumnya Bisa Dilakukan, Ini Syaratnya!
Kebijakan baru ini hadir sebagai respons atas polemik kewajiban melampirkan KTP pemilik sebelumnya y
Arus balik lebaran diprediksikan akan berlangsung sebentar lagi. PT Angkasa Pura Indonesia mengungkapkan pihaknya sudah bersiap untuk mengatasi lonjakan penumpang di puncak arus bali lebaran 2026. Langkah ini diambil guna menghindari penumpukan penumpang yang terjadi di dalam Bandara.
Dikutip dari Kompas.com General Manager Bandara Soekarno-Hatta, Heru Karyadi, mengatakan layanan tersebut difokuskan untuk mendukung pergerakan penumpang di area kedatangan.
“Untuk skytrain beroperasi sampai jam 23.00 WIB, butuh waktu lima jam untuk maintenance harian,” ujar Heru Karyadi.
Pada periode arus balik, fokus pelayanan bandara dialihkan ke area kedatangan (arrival), berbeda dengan arus mudik yang lebih menitikberatkan pada keberangkatan (departure).
“Kesiapan personel tidak pernah kami turunkan, jumlah tetap sama dengan saat arus mudik. Namun, fokus kami saat arus balik ini lebih ke area kedatangan, mulai dari garbarata, koridor kedatangan, hingga moda transportasi,” kata Heru.
Sementara itu, pergerakan penumpang selama periode angkutan Lebaran terus menunjukkan peningkatan. Hingga H+2 Lebaran, jumlah penumpang yang dilayani mencapai 1.983.067 orang dengan 13.184 pergerakan pesawat.
“Secara kumulatif tumbuh sebesar 4,7 persen dibanding tahun 2025 dan 5,6 persen dibandingkan tahun 2019,” ujarnya.
Puncak arus balik diprediksi terjadi pada Sabtu (28/3) dengan estimasi mencapai sekitar 198.387 penumpang dalam satu hari. Dengan berbagai langkah antisipasi tersebut, pengelola bandara memastikan operasional tetap berjalan optimal meskipun terjadi lonjakan penumpang selama periode arus balik Lebaran.