Polri: Perpanjang STNK Tanpa Data KTP Sebelumnya Bisa Dilakukan, Ini Syaratnya!
Kebijakan baru ini hadir sebagai respons atas polemik kewajiban melampirkan KTP pemilik sebelumnya y
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) mencatat ada sekitar ratusan pendatang baru yang datang ke Jakarta. Jumlah ini tercatat hanya dalam waktu tiga hari saja atau atau hingga H+6 lebaran 2026 pada Jumat, (27/3). Setelah menikmati momen lebaran bersama keluarga dirumah ratusan pendatang baru ini mencoba peruntungan di kota metropolitan Jakarta.
Dikutip dari Kompas.com Kepala Disdukcapil DKI Jakarta, Denny Wahyu Haryanto, menyebutkan bahwa jumlah pendatang baru ini tercatat selama tiga hari, mulai Rabu (25/3) hingga Jumat (27/3), mencapai 663 orang. Pihaknya juga akan terus memantau hal ini dan akan diupdate setiap harinya.
“Untuk hasil layanan hari ini tanggal 30 akan diupdate besok pagi,” ujar Denny Wahyu.
Denny menjelaskan, data pendatang yang tercatat dalam laman resmi Dukcapil baru mencakup pelayanan hingga Jumat (27/3). Pasalnya, layanan di seluruh service point Dukcapil tutup pada Sabtu dan Minggu, sehingga belum masuk dalam Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) terpusat.
Berdasarkan data yang sudah di input, dari total pendatang yang tercatat, sebanyak 326 orang merupakan laki-laki dan 307 perempuan. Denny menambahkan, layanan pelaporan pendatang baru telah dibuka di seluruh titik layanan Dukcapil, baik di tingkat Suku Dinas, kecamatan, hingga kelurahan sejak 25 Maret 2026.
Untuk mempercepat pendataan, Disdukcapil juga akan melakukan jemput bola dengan menggandeng pemerintah kota/kabupaten, kecamatan, dan kelurahan. Kegiatan tersebut berupa sosialisasi dan pembinaan administrasi kependudukan di tingkat RW yang dijadwalkan berlangsung pada 1-20 April 2026.
“Ini bukan operasi yustisi, tapi pembinaan agar pendatang tertib administrasi dan tercatat secara resmi,” tutupnya.