Ilustrasi. Foto: Pinterest.

Rekomendasi Kuliner Enak di Jakarta Selatan, dari Ayam Kremes hingga Gado-Gado

 

 

Jakarta Selatan dikenal sebagai salah satu pusat kuliner kota, dari warung sederhana hingga restoran modern. Berkat layanan pesan antar lewat ojek online, hidangan khas ini kini dapat dinikmati tanpa harus berkendara menembus kemacetan.

Menariknya lagi, sebagian besar tempat makan di Jakarta Selatan menawarkan harga yang masih ramah di kantong. Jadi, anda tidak perlu khawatir harus merogoh kocek terlalu dalam untuk menikmati sajian yang lezat. Berikut ini ada lima jenis hidangan yang populer dipesan warga Jaksel lewat aplikasi, beserta tips memesannya.

1. Ayam kremes
Ayam goreng yang ditaburi serundeng atau remahan kremes renyah ini menjadi favorit karena teksturnya gurih dan renyah. Agar kremesnya tidak lembek saat tiba, pilih gerai yang mengemas kremes terpisah dari ayam dan sambalnya.

2. Gado-gado
Hidangan sayur rebus berbumbu kacang ini termasuk pilihan yang relatif seimbang karena kaya serat. Minta bumbu kacang dipisah agar sayuran tetap segar dan tidak layu selama perjalanan.

3. Nasi uduk
Nasi gurih berbumbu santan dengan lauk seperti ayam goreng, tempe orek, dan telur balado ini cocok sebagai santap pagi hingga malam. Karena santan mudah basi, segera konsumsi setelah diterima.

4. Soto Betawi
Kuah santan atau susu dengan daging dan jeroan ini adalah ikon kuliner Jakarta. Pastikan kuah dikemas dalam wadah tersendiri dan dipanaskan kembali sebelum disantap.

5. Sate dan lontong atau ketoprak.
Sate bumbu kacang atau ketoprak dengan bihun, tahu, dan lontong banyak tersedia di kawasan Jaksel dan cocok untuk makan malam. Pilih gerai dengan ulasan konsisten mengenai kebersihan dan ketepatan waktu.

Untuk menjaga mutu makanan, ada beberapa hal yang dapat dilakukan. Pilih gerai dengan jarak dekat agar makanan tidak terlalu lama di jalan. Baca ulasan terbaru dan foto pelanggan, bukan hanya peringkat bintang.

Tuliskan catatan pada pesanan, misalnya meminta sambal terpisah. Selain itu, gunakan promo secara bijak karena ongkos kirim dan biaya layanan tetap memengaruhi total pembayaran.

Bagi pelaku usaha, tren pesan antar membuka peluang pasar lebih luas bagi warung dan UMKM kuliner. Bagi konsumen, kemudahan ini perlu diimbangi kesadaran memilih makanan yang higienis dan porsi yang tidak berlebihan.

 

 

Artikel Terkait