Ilustrasi. Foto: Pinterest

Viral, Inilah Tiga Efek Samping Diet Telur Rebus

Media sosial belakangan ramai dengan tren diet telur rebus yang banyak diikuti banyak orang karena dianggap praktis dan cepat untuk menurunkan berat badan. Dengan rutin mengkonsumsi makanan telur rebus, berat badan seseorang diklaim dapat turun dratis yang kemudian jadi banyak diikuti banyak orang.

Dilansir dari mStar ternyata ada beberapa efek samping yang perlu dipertimbangkan sebelum menjalani diet telur rebus, meski telur memang dikenal sebagai sumber protein yang baik dan mengenyangkan.

Akan tetapi, jika pola makan hanya berfokus pada telur tanpa variasi makanan lain, tubuh bisa kekurangan zat gizi penting. Tubuh tetap memerlukan karbohidrat, serat, vitamin, dan mineral dari berbagai sumber makanan, seperti nasi, sayur, dan buah.

Namun hanya menjadikan telur sebagai satu-satunya asupan makanan adalah salah satu bentuk penyalahgunaan organ, menurut Public Health Malaysia.

Berikut 3 efek samping diet telur rebus yang jarang diketahui:

1.Benarkah lemak tubuh bakal hilang?

Penurunan berat badan mendadak di minggu pertama jalani diet telur rebus biasanya hanya ilusi. Sebab ketika seseorang mengurangi asupan karbohidrat secara ekstrem, maka tubuh akan membakar cadangan energi darurat (glikogen) di otot.

Setiap garam glikogen mengikat 3 gram air. Jadi, berat badan yang hilang adalah air dalam tubuh, bukan lemak perut yang membandel.

2. Sembelit kronis

Telur merupakan sumber protein yang sangat tinggi, tetapi tidak mengandung serat sama sekali.

Ketika usus tidak menerima serat dari asupan sayuran atau buah-buahan selama berhari-hari, maka sistem pencernaan akan berhenti berfungsi. Akibatnya, tinja menjadi keras seperti batu dan akan memasuki fase ketosis yang menghasilkan gas keton.

Gas ini akan melepaskan bau aseton melalui napas Anda, menyebabkan mulut Anda berbau sangat aneh dan tidak dapat dihilangkan bahkan dengan menyikat gigi berkali-kali.

3. Laju metabolisme melambat

Ketika tubuh kekurangan kalori dan berbagai nutrisi (mode kelaparan), maka otak akan mulai memecah otot sebagai sumber energi.

Semakin sedikit otot dalam tubuh, maka semakin lambat laju metabolisme. Akibatnya, begitu kamu berhenti diet telur dan mulai makan makanan biasa, berat badan akan kembali naik menjadi dua kali lipat dari berat badan semula. Hal ini disebut efek Yo-Yo.


2. Hati-hati! Buah Kering Ini Berbahaya bagi Tubuh

 

Mengkonsumsi buah-buahan lazimnya menyehatkan bagi tubuh. Tapi ada juga buah yang ternyata berbahaya bagi tubuh seperti buah kering yang dianggap kebanyakan orang sebagai cemilan sehat tapi ternyata memiliki efek samping. 

Buah kering ternyata memiliki efek samping yang berbahaya jika dikonsumsi berlebihan. Alasannya sederhana, karena makanan ini berasal dari buah sehingga dianggap pasti baik untuk tubuh. Padahal, kenyataannya tidak selalu demikian jika dikonsumsi kebanyakan karena hampir semua memiliki kadar gula tinggi.

Melansir Son of Grey via msn buah kering memang masih mengandung serat dan beberapa nutrisi. Namun, proses pengeringan membuat kandungan air pada buah hilang sehingga gula dan kalorinya menjadi jauh lebih terkonsentrasi dalam ukuran yang lebih kecil.

Dapat disimpulkan bahwa beberapa produk kebanyakan juga menambahkan gula, minyak, atau bahan pengawet dalam makanan buah kering yang dimakan. Hasilnya kandungan dalam buah kering tak lagi 100% alami bahkan sudah tercemar.

Daftar 6 buah berbahaya jika dikonsumsi berlebihan:
1. Cranberry

Cranberry secara alami memiliki rasa sangat asam. Maka dari itu, banyak produk cranberry kering diberi tambahan gula agar rasanya lebih manis. Dalam porsi kecil saja, cranberry kering yang diberi gula tambahan bisa mengandung gula setara dengan satu permen ukuran kecil.

Dipasarkan sebagai topping salad atau camilan sehat, membuat banyak orang menaburkannya dalam jumlah lebih banyak dari porsi yang dianjurkan. Akibatnya, asupan gula bisa meningkat tanpa disadari, terutama karena cranberry kering tidak memiliki kandungan air sebanyak buah segarnya.

2. Mangga

Mangga kering sebenarnya sudah mengandung gula alami yang cukup tinggi karena proses pengeringan menghilangkan air dari buah. Namun, pada banyak produk kemasan, gula tambahan juga ditambahkan untuk meningkatkan rasa manis dan memperbaiki tekstur.

Hal tersebut membuat kandungan gula dalam mangga kering bisa menjadi sangat tinggi. Segenggam kecil mangga kering bahkan dapat mengandung sekitar 30 gram gula atau lebih, jumlah yang hampir setara dengan satu batang permen.

3. Kismis lapis yogurt

Kismis sebenarnya sudah merupakan buah dengan kandungan gula yang cukup tinggi karena berasal dari anggur yang dikeringkan. Ketika kismis dilapisi lapisan yogurt, kandungan gula dalam camilan ini menjadi semakin mirip dengan permen.

Lapisan tersebut biasanya mengandung gula, minyak kelapa sawit, dan bahan penstabil yang menambah kalori serta lemak. Meski sering dijual bersama kacang atau campuran trail mix, nilai gizinya sebenarnya lebih mirip permen berlapis cokelat dibanding camilan sehat.

4. Nanas

Nanas kering juga bisa menjadi sumber gula tambahan yang cukup tinggi. Banyak produk nanas kering direndam terlebih dahulu dalam sirup gula sebelum proses pengeringan. Proses ini membuat rasa nanas menjadi sangat manis dan lengket.

Akibatnya, konsumsi beberapa potong kecil saja sudah bisa memberikan asupan gula yang cukup besar. Jika dibandingkan dengan nanas segar yang memiliki kandungan air tinggi, secara nutrisi, nanas kering yang diberi gula jauh dari kata seimbang.

5. Keripik pisang

Keripik pisang terlihat seperti camilan sehat karena berasal dari buah pisang. Pada kenyataannya, banyak keripik pisang dibuat dengan cara digoreng dalam minyak dan diberi tambahan gula sebelum dikemas.

Kombinasi minyak dan gula tersebut membuat kandungan kalorinya jauh lebih tinggi dibandingkan pisang segar. Alih-alih memberikan manfaat seperti pisang segar yang kaya kalium dan serat, keripik pisang lebih mirip camilan manis yang padat kalori.

6. Kurma jika dikonsumsi berlebihan

Kurma merupakan buah alami yang kaya serat dan mengandung mineral seperti kalium serta magnesium. Namun, kurma juga memiliki kandungan gula alami yang sangat tinggi. Beberapa butir kurma saja bisa mengandung lebih dari 20 gram gula. Karena itu, jika dikonsumsi berlebihan, kurma juga dapat memicu lonjakan gula darah yang mirip dengan konsumsi permen.

Buah kering bukan berarti tidak sehat, tetapi kandungan gulanya lebih terkonsentrasi. Karena itu, penting untuk memperhatikan ukuran porsi, membaca label produk, dan memilih varian tanpa tambahan gula jika memungkinkan. Dalam banyak kasus, buah segar tetap menjadi pilihan tepat.

 

3. 6 Tips Menjaga Kesehatan Kulit Supaya Tidak Gelap

 

Kesehatan kulit menjadi hal yang diinginkan oleh semua orang. Selain kulit di wajah, kulit tangan juga menjadi hal penting yang dijaga karena sangat terlihat oleh mata dan jadi bagian tubuh yang cukup sering terpapar sinar matahari.

Apabila anda sering melakukan aktivitas luar ruangan, sebaiknya lakukan tips ini agar kesehatan kulit anda terjaga. Untuk itu penting menggunakan produk perawatan kulit badan yang dapat melindungi kulit tangan dari sinar matahari, salah satunya seperti sunscreen.

Selain sunsreen dan body lotion, anda juga bisa memanfaatkan bahan alami untuk mengatasi masalah kulit gelap. Dengan pemakaian secara rutin, kulit akan nampak lebih cerah dan warnanya terjaga bahkan bisa kembali seperti semula.

6 Tips menjaga kesehatan kulit agar tetap sehat:

1. Rendam dengan Lemon Hangat

Cara yang pertama adalah dengan merendam tangan. Anda hanya perlu merendam tangan dalam jus lemon hangat selama 15 menit. Jika sudah, bilas dengan air dingin dan aplikasikan pelembap karena lemon dapat membuat kulit kering. 

Vitamin C dalam lemon membantu melindungi sel kulit dari sinar UV.

2. Pasta Kunyit dan Cendana

Jika kamu tidak sempat merendam tangan, bisa dengan memanfaatkan kunyit dan cendana. Anda perlu mencampurkan dua sendok teh bubuk cendana dan kunyit dengan beberapa tetes air mawar hingga menjadi pasta kental. 

Setelah itu oleskan pada tangan dan diamkan selama 30 menit sebelum dibilas. Pasta ini membantu memperbaiki warna kulit dan merawat area yang rusak.

3. Pakai Pasta Mentimun

Selain pasta kunyit dan cendana, mentimun juga bisa mengatasi masalah kulit tangan yang belang. Mentimun kaya akan vitamin yang menyegarkan kulit dan membantu mengembalikan kilau alami.

Anda hanya perlu mencampurkan jus mentimun dengan beberapa tetes jus lemon. Oleskan pada tangan dan diamkan selama 30 menit sebelum dibilas. 

4. Gel Lidah Buaya

Gel lidah buaya ternyata juga bisa kamu manfaatkan untuk mengatasi kulit tangan belang. Antioksidan dalam lidah buaya membantu melindungi sel kulit dari kerusakan dan mengurangi penggelapan kulit.

Caranya dengan mengoleskan gel lidah buaya segar pada tangan dan biarkan semalaman. Setelah itu bilas di pagi hari. 

5. Pakai Pasta Almond

Pasta almond bisa kamu gunakan juga untuk atasi masalah tangan gelap. Almond kaya akan vitamin yang melindungi dan meningkatkan kesehatan kulit.

Caranya kamu cukup rendam lima sampai enam almond semalaman, lalu haluskan dengan sedikit susu hingga menjadi pasta. Jika sudah oleskan pada tangan sebelum tidur dan bilas keesokan paginya. 

 

 

 

Artikel Terkait