Minum Kopi yang Direkomendasikan Agar Tak Menganggu Waktu Tidur
Kafein merupakan zat yang larut dalam air dan lemak sehingga bisa diserap oleh tubuh dengan mudah.
Hari raya nyepi dan lebaran punya jarak yang berdekatan, untuk itu pemerintah membuat terobosan baru dengan mendirikan posko layanan komunikasi. Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bersama operator seluler menyiagakan sekitar 500 posko di seluruh Indonesia untuk menjaga kelancaran layanan telekomunikasi dan internet selama hari raya tersebut.
Melansir Kompas.com posko-posko tersebut terbukti efektif dalam menangani dinamika yang ada di lapangan. Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio (Balmon SFR) Komdigi bersama operator juga sigap mengatasi berbagai kendala. Tercatat, lebih dari 90 persen keluhan yang masuk berhasil ditangani oleh posko yang bersiaga.
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, menyampaikan bahwa kualitas jaringan secara nasional tetap terjaga dengan baik. Rata-rata kecepatan unduh nasional mencapai 95 megabita per detik (Mbps), sedangkan kecepatan unggah mencapai 42 Mbps.
“Khusus untuk Bali, rata-ratanya 105 Mbps, di atas rata-rata nasional. Di Bandara Ngurah Rai sendiri kecepatannya di atas 200 Mbps, bahkan mencapai 250 Mbps. Terima kasih kepada operator yang sudah bekerja untuk menjaga konektivitas tetap baik,” tutur Meutya Haif dikutip dari siaran pers saat meninjau Posko Terpadu di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Selasa (24/3).
Berdasarkan hasil peninjauan di Bandara Ngurah Rai, Meutya menegaskan bahwa gangguan interferensi frekuensi sangat minim, yakni di bawah 30 detik.
Catatan terebut dinilai masih aman dan tidak membahayakan, meskipun terjadi peningkatan aktivitas penerbangan selama masa mudik Lebaran 2026. Adapun pengawasan melalui posko akan terus dilakukan hingga 29 Maret 2026 mendatang.