Sosialisasi MBG di Kampar, Sahidin Tekankan Gizi dan Dampak Ekonomi Program
Gizi yang tepat di masa tumbuh kembang memegang peran vital dalam perkembangan otak, kemampuan berpi
Kediri, Jawa Timur (20/4) - Kegiatan Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama mitra kerja tahun 2026 digelar di Gedung Serba Guna Kelurahan Bandar Lor, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Minggu (19/4). Acara ini menghadirkan Anggota Komisi IX DPR RI, Nurhadi, sebagai narasumber utama.
Dalam pemaparannya, Nurhadi menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan program nasional strategis yang bertujuan menjamin pemenuhan gizi bagi generasi penerus bangsa. Menurutnya, kecukupan gizi yang berkelanjutan memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya dalam aspek kecerdasan dan kesehatan.
“Program ini hadir untuk memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan asupan gizi yang merata. Hal ini sangat penting karena kualitas gizi sangat memengaruhi tingkat kecerdasan dan perkembangan mereka,” ujar Nurhadi.
Lebih lanjut, Nurhadi menjelaskan bahwa Program MBG tidak hanya berdampak pada kesehatan dan pendidikan, tetapi juga memiliki efek positif terhadap perekonomian masyarakat. Program ini melibatkan petani serta pelaku usaha lokal dalam penyediaan bahan pangan, sehingga mampu mendorong pemerataan ekonomi di daerah.
“Melalui program ini, kita tidak hanya membangun generasi yang sehat dan cerdas, tetapi juga memperkuat ekonomi lokal. Ini adalah langkah terpadu yang manfaatnya bisa dirasakan secara luas,” tambahnya.
Ia juga menyebutkan bahwa program serupa telah diterapkan di berbagai negara, yang menunjukkan bahwa intervensi gizi merupakan strategi global dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Kegiatan sosialisasi ini mendapat antusiasme dari masyarakat setempat yang hadir, khususnya para orang tua dan pemangku kepentingan di bidang kesehatan. Diharapkan, melalui kegiatan ini, pemahaman masyarakat terhadap pentingnya gizi seimbang semakin meningkat serta mendukung keberhasilan implementasi Program MBG di lapangan.