Ilustrasi. Foto: Pinterest

Hidup Sehat Bukan Lagi Mahal: Wellness Holistik Masuk ke Keseharian Masyarakat Indonesia

Bayangkan pada pagi hari sebagian besar remaja di Jakarta bangun tidur dan langsung mengecek data tidurnya di smartwatch bagaimana kualitas tidurnya secara keseluruhan. Sebelum memulai hari, ia meluangkan 10 menit untuk meditasi menggunakan aplikasi di ponselnya.

Setelah itu, sarapannya terdiri dari oatmeal dengan campuran buah dan biji-bijian. Setelah bekerja, ia mengikuti kelas pilates reformer di studio dekat kantornya. Ini bukan rutinitas seorang jutawan ini adalah keseharian jutaan orang Indonesia masa kini yang memeluk gaya hidup wellness.

Wellness atau kesehatan holistik tidak lagi menjadi domain eksklusif kalangan atas. Ia telah meresap ke berbagai lapisan masyarakat, khususnya generasi muda yang semakin literat soal kesehatan dan semakin terhubung dengan komunitas global melalui internet.

Diikutip dari rri.co.id melaporkan bahwa gaya hidup di era ini dipenuhi dengan teknologi canggih yang mendukung kesejahteraan, kesadaran lingkungan yang tinggi, dan perhatian lebih terhadap kesehatan fisik dan mental. Dunia yang semakin terhubung memungkinkan individu untuk lebih menjaga keseimbangan dalam hidup menjadikan pendekatan holistik sebagai cara hidup, bukan sekadar target musiman.

Salah satu pilar utama wellness modern adalah manajemen tidur. Masalah tidur seperti insomnia dan gangguan tidur lainnya menjadi perhatian serius. Program dan teknologi terapi tidur kini dirancang untuk membantu individu mengoptimalkan pola tidur mereka. Terapi seperti paparan cahaya terkontrol atau aplikasi pengatur pola tidur terbukti efektif meningkatkan kualitas tidur, yang berdampak langsung pada produktivitas dan kesehatan secara keseluruhan.

Di sisi nutrisi, pendekatan wellness mendorong konsumsi makanan yang mendukung kesehatan mental dan fisik secara bersamaan. Minuman fungsional seperti minuman kolagen, minuman kesehatan usus, dan minuman adaptogenik semakin populer. Ini bukan sekadar ikut-ikutan tren global melainkan respons terhadap meningkatnya literasi masyarakat tentang hubungan antara apa yang dikonsumsi dan bagaimana rasanya secara fisik dan emosional.

Aktivitas di luar ruangan juga mendapat tempat baru dalam ekosistem wellness Indonesia. Hiking, berkebun, dan olahraga outdoor semakin diminati karena manfaatnya yang komprehensif bagi kesehatan fisik dan mental. Komunitas lari, bersepeda, hingga hiking semakin marak di berbagai kota, menggabungkan aktivitas fisik dengan koneksi sosial yang bermakna.

Artikel Terkait