Ilustrasi. Foto: Pinterest.

Ciri Kepribadian Orang yang Nggak Banyak Pakai Skincare, Apakah Anda Salah Satunya?

Di tengah maraknya tren perawatan kulit berlapis di media sosial, masih banyak orang yang memilih merawat kulit secara minimalis. Mereka hanya mencuci muka, memakai pelembap, dan tabir surya, bahkan ada yang tidak memakai produk apa pun selain sabun muka. Muncul pertanyaan, apakah pilihan ini berkaitan dengan kepribadian seseorang?

Meski begitu, belum ada penelitian baku yang menyimpulkan bahwa tipe kepribadian tertentu menentukan seberapa banyak seseorang memakai skincare.

Dirangkum dari beberapa sumber, sejumlah ulasan gaya hidup dan pengamatan psikologi populer menyebut beberapa kecenderungan yang kerap terlihat pada orang berperawatan minimalis dapat dilihat secara khusus.

1.Praktis
Orang tipe ini lebih menyukai rutinitas singkat yang mudah dijalankan setiap hari ketimbang tahapan panjang yang menyita waktu pagi dan malam.

2.Tidak mudah terbawa tren
Ketika sebuah produk viral, mereka biasanya menimbang dulu apakah produk tersebut benar-benar dibutuhkan kulitnya.

3. Hemat dan realistis
Dalam mengelola pengeluaran, biasanya orang tersebut tak langsung membelinya. Sehingga membeli produk hanya bila ada alasan yang jelas.

4. Berpenampilan sederhana
Bukan berarti tidak peduli, tetapi mereka tidak menjadikan kondisi kulit sebagai tolok ukur utama kepercayaan diri.

5.Mengenali jenis kulit sendiri dengan baik
Karena jarang berganti-ganti produk, mereka lebih mudah menyadari kapan kulit bereaksi terhadap sesuatu.

Di sisi lain, dokter spesialis kulit pada umumnya mengingatkan bahwa perawatan minimalis tidak sama dengan mengabaikan kulit. Tiga langkah dasar tetap dianjurkan, yakni membersihkan wajah, melembapkan, dan memakai tabir surya dengan SPF 30 ke atas pada siang hari. Terlebih Indonesia berada di wilayah tropis dengan paparan sinar ultraviolet yang tinggi sepanjang tahun.

Orang yang memiliki masalah kulit tertentu, seperti jerawat meradang, eksim, atau flek yang membandel, juga disarankan berkonsultasi dengan dokter dan tidak hanya mengandalkan rutinitas seadanya. Pada kondisi tersebut, produk yang tepat justru dapat mencegah masalah menjadi lebih parah.

Pada akhirnya, jumlah produk bukan ukuran keberhasilan merawat kulit. Rutinitas yang sedikit tetapi konsisten dan sesuai kebutuhan sering kali lebih baik daripada rangkaian panjang yang tidak cocok. Jadi, jika kamu termasuk golongan minimalis, tidak perlu merasa tertinggal, selama dasar perawatan tetap terpenuhi.

 

Artikel Terkait