Sosialisasi Program MBG Dorong Kesadaran Masyarakat Akan Pentingnya Gizi Seimbang
Kualitas pangan dan gizi merupakan kunci utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul.
Makanan Asia banyak dibungkus daun pisang. Selain menjadi pembungkus, daun pisang dijadikan alas makan, termasuk makanan tradisional Indonesia.
Sebagai orang Indonesia, sudah tidak asing santapan makanan tradisional dihidangkan menggunakan alas daun pisang.
Daun pisang dikenal tahan air, sehingga menjadi pembatas antara makanan dan meja, sekaligus mencegah kebocoran atau rembesan cairan dari makanan.
Melihat p2k.stekom.ac.id, arti daun pisang adalah daun dihasilkan tumbuhan pisang. Daun pisang dalam kuliner Nusantara memiliki peran utama sebagai pendukung dekorasi, pelengkap, dan pengemas bahan makanan, selain itu digunakan berbagai kegiatan keagamaan. Tradisi seperti ini juga dikenal di banyak tempat di Asia Selatan dan Asia Tenggara.
Di balik segudang manfaat daun pisang, ternyata makan memakai alas daun pisang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.
Dilansir dari Healthmeup.com, berikut manfaat makan memakai alas daun pisang:
Sehat
Daun pisang mengandung senyawa nabati bernama polifenol epigallocatechin gallate, seperti ditemukan dalam daun teh hijau. Polifenol merupakan antioksidan kuat alami menangkal radikal bebas dan mencegah penyakit.
Makanan ditaruh di atas daun pisang akan menyerap polifenol dari daun pisang sehingga bisa menyerap nutrisi tersembunyi dari daun pisang.
Bahkan daun pisang diklaim memiliki sifat antibakteri mencegah timbul penyakit atau gangguan pencernaan.
Menambah Nikmat Makanan
Daun pisang memiliki lapisan lilin alami tidak berbahaya untuk tubuh. Justru lapisan lilin tersebut menambah nikmat rasa makanan dan meningkatkan nafsu makan ketika susah makan. Makanan panas atau hangat akan melelehkan lilin dan bercampur dengan makanan.
Higienis
Daun pisang hanya perlu dibersihkan dengan lap kain bersih basah untuk bisa digunakan. Jika ragu dengan kebersihan suatu tempat makan, lebih baik Anda memilih makan dengan beralaskan daun pisang karena lebih bersih dari piring biasa.
Ini karena daun pisang memiliki sifat antibakteri mencegah terjadi penyakit.
Ramah Lingkungan dan Praktis
Daun pisang sangat praktis dan ramah lingkungan. Ini merupakan kelebihan utama makan dengan daun pisang. Anda tidak perlu mencuci piring dan langsung membuang daun pisang setelah makan. Daun akan kering dan menyatu sendiri dengan alam. Tidak berisiko merusak lingkungan.
Bebas Bahan Kimia
Daripada tempat makan plastik, styrofoam, dan kertas minyak, daun pisang lebih natural dan bebas risiko keracunan karena tidak mengandung bahan kimia berbahaya. Daun pisang tidak berisiko meningkatkan serangan kanker karena pengaruh bahan kimia sebagai wadah makanan.(*)