Sosialiasi Makan Bergizi Gratis. Foto: Istimewa

Achmad Ru’yat Ingatkan Pentingnya Mengkongsumsi Gizi Seimbang

Bogor, Jawa Barat (18/10) – Anggota Komisi IX DPR RI, Achmad Ru’yat menegaskan pentingnya mengkonsumsi gizi tepat dan seimbang untuk tumbuh kembang yang optimal. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto adalah sebagai persiapan yang ditanam sejak dini untuk menjawab tantangan dimasa depan.

DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) terus memperluas implementasi program Makan Bergizi Gratis. Program ini diharapkan dapat mendukung visi Indonesia Emas 2045 dengan menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan kuat.

Anggota Komisi IX DPR RI, Achmad Ru’yat, mengingatkan kepada masyarakat mengenai pentingnya sosialisasi program MBG ini untuk memberikan edukasi ke masyarakat mengenai pentingnya menjalani pola makan hidup sehat. Kualitas pangan dan gizi merupakan kunci utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul.

Kami ingin masyarakat memahami betapa pentingnya konsumsi makanan bergizi seimbang, bukan hanya bagi anak-anak, tetapi bagi seluruh anggota keluarga. Pemahaman ini harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari agar tercipta generasi yang sehat dan produktif,” ujar Achmad Ru’yat saat sosialisasikan program MBG di Bojonggede, Kabupaten Bogor pada Selasa, (14/10)..

Kualitas gizi memiliki dampak langsung terhadap kemampuan belajar, daya tahan tubuh, hingga masa depan anak. Untuk memastikan setiap anak mendapatkan asupan yang layak agar tumbuh sehat dan cerdas, program MBG jadi salah satu ikhtiar besar untuk mencapai hal tersebut.

Peningkatan kualitas sumber daya manusia harus dimulai dari aspek fundamental, yakni pemenuhan gizi sejak dini. Pencegahan stunting dan gizi buruk menjadi prioritas karena memiliki dampak signifikan terhadap tumbuh kembang anak dan potensi kecerdasannya di masa depan.

Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program unggulan Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Wakilnya Gibran Rakabuming Raka. Program ini bertujuan untuk meningkatkan gizi masyarakat terutama anak dan ibu, serta mengurangi angka stunting dan malnutrisi.

 

Berdasarkan riset, Indonesia diproyeksikan akan memiliki populasi muda yang besar pada tahun 2045 dan program ini dapat menjadi pilar penting dalam mendukung generasi muda yang sehat, produktif, dan siap bersaing di masa depan.

 

 

Artikel Terkait