Hadir di Desa Sumber Makmur, MBG Diharapkan Efektif Tingkatkan Gizi Penerima Manfaat
Kualitas pangan dan gizi merupakan kunci utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul.
Padang Pariaman, Sumatera Barat – Anggota Komisi IX DPR RI Ade Rezki Pratama berharap sosialisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) ini dapat segera menyebar luas di wilayah Sumbar. Perluasan program tersebut di antaranya dengan pendirian dapur sehat di berbagai daerah.
Hal itu disampaikan Ade Rezki saat sosialisasikan program MBG di Kabupaten Padang Pariaman pada Kamis, 19 Juni 2025. Program MBG resmi diluncurkan pemerintah pada 6 Januari 2025 lalu dan secara bertahap akan menjangkau berbagai wilayah di Indonesia.
Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) terus memperluas implementasi program Makan Bergizi Gratis. Program ini diharapkan dapat mendukung visi Indonesia Emas 2045 dengan menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan kuat.
Anggota Komisi IX DPR RI, Ade Rezki Pratama, berharap agar program strategis nasional ini bisa semakin meluas menjangkau penerima manfaat. Penyebaran dapur sehat atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dapat meningkatkan perekonomian warga lokal.
“Harapan yang ingin cepat terlaksana program Makan Bergizi Gratis ini yaitu cepat terbangunnya dapur-dapur di setiap kelurahan khususnya di Padang Bukittinggi SumBar,” terang Ade Rezki.
“Masyarakat sekitar dapat langsung merasakan manfaat dan peluang usaha bagi petani kebun dan peternakan karena mayoritas pekerjaan di wilayah ini,” lanjutnya.
Program MBG berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi lokal. Badan Gizi Nasional bekerjasama dengan petani, peternak, dan nelayan setempat untuk memasok bahan baku makanan ke SPPG.
Adapun ketentuan dalam mendirikan dapur sehat untuk menjangkau ribuan penerima manfaat. Satu SPPG mempunyai sasaran utama 3.000 anak sekolah dengan jarak 15 sampai 20 menit dari dapur ke sekolah, dan menu makanan yang disediakan harus bervariasi dan wajib diperhatikan nilai gizi dari setiap makanan tersebut.
Setiap Dapur MBG dikelola oleh seorang Kepala SPPG yang ditunjuk langsung oleh Badan Gizi Nasional. Kepala SPPG bekerjasama dengan seorang ahli gizi dan akuntan untuk memastikan pengawasan terhadap kualitas gizi dan kelancaran distribusi makanan. Satu SPPG menyerap 45-50 petugas untuk memasak makanan.
Sebagai informasi, Badan Gizi Nasional merupakan Lembaga Negara non-Kementerian yang berdedikasi untuk pemenuhan gizi nasional. BGN fokus dalam mendukung penuh program Makan Bergizi Gratis untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.(*)