Sosialiasi Makan Bergizi Gratis. Foto: Istimewa

Anak-Anak Jadi Prioritas Terdepan dalam Program Makan Bergizi Gratis

Rejang Lebong, Bengkulu (27/10) - Anak-anak dengan rentang usia 6-12 tahun merupakan aset masa depan bangsa yang memiliki potensi besar dalam melanjutkan pembangunan Indonesia. Anak-anak yang mendapat makanan bergizi gratis hari ini adalah harapan bagi jutaan rakyat Indonesia untuk menjawab tantangan dimasa depan.

Mengutip laman resmi Badan Gizi Nasional bgn.go.id data dari UNICEF tahun 2023 mencatat bahwa Indonesia memiliki 72 juta anak, sehingga menempatkan Indonesia sebagai negara dengan jumlah anak terbanyak ketujuh di dunia. Fakta ini semakin memperkuat urgensi membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga sehat secara fisik dan mental melalui pendekatan yang sistematis dan menyeluruh, termasuk di bidang gizi.

Pernyataan ini diungkapkan oleh Anggota Komisi IX DPR RI, Eko Kurnia Ningsih saat sosialisasikan program MBG di Aula Desa Sumberejo TransAD, Kecamatan Bermani Ulu Raya, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, pada Sabtu (25/10). Program MBG resmi diluncurkan pada 6 Januari 2025 lalu dan secara bertahap akan menjangkau berbagai wilayah di Indonesia.

Eko Kurnia Ningsih, yang hadir sebagai pembicara utama dalam kesempatannya tersebut menyampaikan harapan besarnya terhadap program MBG. Hadirnya program MBG di Bengkulu menjadi sangat tepat untuk mengatasi permsalahan gizi disini. Dengan adanya MBG diharapkan bibit unggul akan lahir untuk memajukan Bengkulu bahkan Indonesia.

“Program Makan Bergizi Gratis ini diberikan untuk anak-anak sekolah dan ibu hamil di Posyandu agar generasi emas tumbuh sehat. Masih tingginya angka malnutrisi dan stunting, termasuk di Bengkulu, menjadi tantangan kita bersama. Program MBG diharapkan tidak hanya menurunkan stunting, tapi juga meningkatkan kualitas pendidikan karena anak-anak yang sehat akan belajar lebih baik,” tutur Eko Kurnia Ningsih.

Peningkatan kualitas sumber daya manusia harus dimulai dari aspek fundamental, yakni pemenuhan gizi sejak dini. Pencegahan stunting dan gizi buruk menjadi prioritas karena memiliki dampak signifikan terhadap tumbuh kembang anak dan potensi kecerdasannya di masa depan

 

Gizi yang tepat di masa tumbuh kembang memegang peran vital dalam perkembangan otak, kemampuan berpikir, konsentrasi, dan pertumbuhan fisik anak. Oleh karena itu, memastikan asupan nutrisi yang memadai di usia dini menjadi prioritas utama.

 

 

Artikel Terkait