Arzeti Sebut Program MBG Jadi Jawaban Tepat Atasi Permasalahan Gizi Pada Anak
Tujuan utama dari program ini adalah meningkatkan asupan gizi masyarakat sekaligus meningkatkan peng
OKU Selatan, Sumatera Selatan (16/10) - Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan langkah konkret pemerintah dalam memastikan peningkatan kesejahteraan gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak sekolah di wilayah pedesaan. Hal tersebut disampaikan Irma saat menghadiri kegiatan sosialisasi program MBG di Desa Kemu Ulu, Kecamatan Pulau Beringin, Kabupaten OKU Selatan, pada Selasa (14/10).
Dalam kesempatannya, Irma menjelaskan bahwa MBG bukan sekadar program penyediaan makan siang, melainkan strategi nasional untuk memperkuat ketahanan gizi dan mencetak generasi muda yang sehat dan produktif. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi harapan baru bagi anak-anak Indonesia untuk masa depan yang sehat, cerdas, berdaya saing global.
“Program ini adalah bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang masih menghadapi keterbatasan akses terhadap pangan bergizi. Dengan MBG, anak-anak tidak hanya kenyang, tetapi juga mendapatkan asupan gizi seimbang untuk menunjang tumbuh kembang mereka,” ujarnya.
Lebih lanjut, Irma menekankan pentingnya peran masyarakat dan pemerintah daerah dalam memastikan keberhasilan pelaksanaan MBG. “Kami di DPR RI akan terus mengawal kebijakan ini agar berjalan sesuai sasaran. Namun, keberhasilan program ini juga sangat bergantung pada partisipasi masyarakat, terutama para orang tua dan tokoh lokal dalam memberikan pemahaman tentang pentingnya gizi seimbang,” tambahnya.
Selain itu, Irma menyampaikan apresiasi kepada Badan Gizi Nasional (BGN) dan seluruh pihak yang terlibat dalam menjalankan program ini di lapangan. Ia menilai kerja sama lintas sektor sangat dibutuhkan agar pelaksanaan MBG dapat berlangsung secara berkelanjutan dan berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, Anggota DPRD Kabupaten OKU Selatan, Nopenson, juga menegaskan komitmen daerah untuk melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan MBG di seluruh kecamatan. “Kami akan memastikan bahwa makanan yang disajikan sesuai dengan standar kesehatan dan kebutuhan gizi siswa, sehingga tujuan program ini benar-benar tercapai,” ungkapnya.
Melalui pelaksanaan sosialisasi ini, pemerintah bersama DPR RI berharap agar masyarakat semakin memahami pentingnya pemenuhan gizi seimbang sejak usia dini. Program MBG diharapkan menjadi fondasi kuat dalam mencetak generasi emas Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi.