Sosialiasi Makan Bergizi Gratis. Foto: Istimewa

Anggota DPR RI Tegaskan Komitmen Program MBG sebagai Langkah Strategis untuk Masyarakat

Kolaka, Sulawesi Tenggara (26/11) - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus mendapatkan perhatian besar dari berbagai pemangku kepentingan, termasuk Anggota DPR RI yang melihat program ini sebagai investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dalam sejumlah agenda sosialisasi yang digelar di berbagai daerah, anggota legislatif menekankan bahwa program MBG bukan sekadar kebijakan bantuan pangan, tetapi fondasi penting untuk membangun generasi Indonesia yang lebih sehat, cerdas, dan produktif.

Anggota Komisi IX DPR RI, Ahmad Safei, menegaskan bahwa DPR RI mendukung penuh pelaksanaan program MBG karena relevansinya dengan kebutuhan masyarakat, khususnya dalam memastikan pemenuhan gizi sejak usia dini. “Program MBG ini merupakan komitmen nyata pemerintah bersama DPR RI dalam menghadirkan masa depan yang lebih baik bagi masyarakat. Pemenuhan gizi bukan hanya urusan kesehatan, tetapi juga berkaitan dengan kualitas sumber daya manusia secara keseluruhan,” ujar Ahmad Safei saat sosialisasikan program MBG di Kolaka Minggu, (23/11).

Ia menilai bahwa berbagai daerah memiliki potensi besar untuk berkembang, namun keberhasilan pembangunan tidak dapat dilepaskan dari kualitas generasi muda. Ia menekankan bahwa intervensi gizi melalui MBG merupakan langkah konkret untuk menekan masalah kurang gizi serta memastikan anak-anak tumbuh tanpa hambatan perkembangan. “Kami ingin memastikan tidak ada lagi anak yang tertinggal hanya karena persoalan gizi. Ini adalah investasi jangka panjang bagi Indonesia,” tambahnya.

Lebih lanjut, Safei mengajak pemerintah daerah bersama masyarakat untuk aktif berkolaborasi dalam mendukung keberlanjutan program. Menurutnya, keberhasilan MBG sangat dipengaruhi oleh tingkat partisipasi masyarakat dalam penerapan konsumsi pangan bergizi serta pemanfaatan bahan pangan lokal. Pendampingan dari kader kesehatan, tokoh masyarakat, dan lembaga pendidikan dinilainya menjadi pilar utama dalam memperkuat dampak program.

Ia juga menyampaikan bahwa DPR RI akan terus memastikan pengawasan berjalan optimal agar implementasi MBG tepat sasaran. “Kami tidak hanya mendukung dari sisi regulasi, tetapi juga memastikan mekanisme pelaksanaannya berjalan baik di lapangan. Masyarakat harus benar-benar merasakan manfaatnya,” tegasnya.

Program MBG diharapkan mampu mendorong peningkatan derajat kesehatan masyarakat sekaligus mengurangi kesenjangan akses pangan bergizi. DPR RI melalui Komisi IX menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan ini agar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, balita, ibu hamil, dan keluarga prasejahtera.

Artikel Terkait