Arzeti Sebut Program MBG Jadi Jawaban Tepat Atasi Permasalahan Gizi Pada Anak
Tujuan utama dari program ini adalah meningkatkan asupan gizi masyarakat sekaligus meningkatkan peng
Nganjuk, Jawa Timur (18/10) – Badan Gizi Nasional (BGN) mempunyai peran besar terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) disemua wilayah. Badan Gizi Nasional bertugas melaksanakan pemenuhan gizi nasional bagi masyarakat.
Badan Gizi Nasional merupakan Lembaga Negara non-Kementerian yang berdedikasi untuk pemenuhan gizi nasional. BGN fokus dalam mendukung penuh program Makan Bergizi Nasional (MBG) untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Badan ini dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2024, dan dirikan sejak 19 Agustus 2024.
M. Sam’ani Kurniawan, yang hadir sebagai pengganti Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, menjelaskan mengenai latar belakang Badan yang akan menjalankan program Makan Bergizi Gratis. Program Makan Bergizi Gratis yang diinisiasi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah strategis dalam mewujudkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dengan memastikan pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat dengan baik dan berkualitas
“Badan Gizi Nasional adalah mitra kerja Komisi IX yang memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan pelaksanaan MBG berjalan efektif dan tepat sasaran,” ujar Sam’ani saat gelar sosialisasi program MBG yang digelar di Gedung KPRI, Kecamatan Wilangan, Nganjuk pada Kamis, (16/10).
DPR RI bersama BGN akan terus melakukan pengawasan dan evaluasi agar program ini benar-benar memberikan manfaat optimal, terutama bagi anak-anak, ibu hamil, dan masyarakat yang kurang mampu.
Saat ini, Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional terus memperluas implementasi program Makan Bergizi Gratis. Program ini diharapkan dapat mendukung visi Indonesia Emas 2045 dengan menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan kuat.
Kualitas pangan dan gizi merupakan kunci utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul. Program Makan Bergizi Gratis juga sejalan dengan visi Indonesia 2045 yang menargetkan terciptanya generasi emas atau generasi yang mampu membawa Indonesia menjadi negara maju.
Berdasarkan riset, Indonesia diproyeksikan akan memiliki populasi muda yang besar pada tahun 2045 dan program ini dapat menjadi pilar penting dalam mendukung generasi muda yang sehat, produktif, dan siap bersaing di masa depan.