Arzeti Sebut Program MBG Jadi Jawaban Tepat Atasi Permasalahan Gizi Pada Anak
Tujuan utama dari program ini adalah meningkatkan asupan gizi masyarakat sekaligus meningkatkan peng
Mojokerto, Jawa Timur (3/10) - Badan Gizi Nasional (BGN) merupakan Lembaga Negara non-Kementerian yang berdedikasi untuk memegang kontrol terhadap pemenuhan gizi nasional. BGN fokus dalam mendukung penuh program Makan Bergizi Nasional (MBG) untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan memberikan penguatan gizi.
Pernyataan itu disampaikan oleh Tenaga Ahli DPR RI, M. Sam’ani Kurniawan saat sosialisasikan program MBG di Gedung Badminton Villa Thomas, Trawas, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (1/11). Hadir mewakili Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, M. Yahya Zaini, M. Sam’ani Kurniawan, memaparkan mengenai latar belakang Badan Gizi Nasional dalam menjalankan program MBG.
“Badan Gizi Nasional adalah mitra strategis Komisi IX dan pelaksana program prioritas presiden. Kami berkomitmen untuk terus mengevaluasi dan mengawal pelaksanaan MBG agar berjalan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Program ini adalah investasi besar untuk masa depan bangsa,” ucap Sam’ani.
Menambahkan, Staf Promosi dan Edukasi Gizi BGN, Teguh Suparngadi, menegaskan bahwa lembaganya berkomitmen penuh terhadap kelancaran program MBG disemua daerah. Disisi lain, BGN juga merancang program MBG untuk meningkatkan perekonomian warga lokal dengan berperan aktif didapur sehat.
“MBG mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal, meningkatkan prestasi belajar, serta mengurangi angka putus sekolah. Di sisi lain, program ini juga membuka lapangan kerja, mendorong pemanfaatan bahan pangan lokal, dan meningkatkan kesejahteraan petani serta pelaku UMKM,” tambahnya.
Program MBG dijalankan dengan empat standar utama kecukupan kalori, komposisi gizi seimbang, higienitas, dan keamanan pangan sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap kualitas makanan yang disajikan.
Keberhasilan program ini tak bisa bergantung pada penyediaan makanan semata. Diperlukan dukungan dari aspek non-materiil, terutama dalam membangun kesadaran dan pemahaman masyarakat akan pentingnya gizi seimbang.
Program MBG juga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi lokal. Badan Gizi Nasional bekerja sama dengan petani, peternak, dan nelayan setempat untuk memasok bahan baku makanan bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Setiap harinya, ribuan porsi makanan disiapkan di dapur yang dikelola oleh tenaga kerja dari masyarakat sekitar.