Hadir di Desa Sumber Makmur, MBG Diharapkan Efektif Tingkatkan Gizi Penerima Manfaat
Kualitas pangan dan gizi merupakan kunci utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul.
Surabaya, Jawa Timur – Mitra kerja pemerintah, Badan Gizi Nasional (BGN) akan menjamin mengenai nilai gizi dalam Makan Berigizi Gratis (MBG) sudah sesuai dengan standar gizi. Kualitas pangan dan gizi merupakan kunci utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing global.
Badan Gizi Nasional (BGN) merupakan Lembaga Negara non-Kementerian yang berdedikasi untuk pemenuhan gizi nasional. BGN fokus dalam mendukung penuh program Makan Bergizi Nasional (MBG) untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Tenaga Ahli Badab Gizi Nasional, Imam Bachtiar Farianto memastikan bahwa makanan yang disajikan sudah sesuai dengan standar gizi yang ditetapkan termasuk kebutuhan akan protein, vitamin, mineral, dan energi yang mencukupi.
“Menu makanan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) disusun berdasarkan Angka Kecukupan Gizi (AKG) dan standar gizi yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional, guna memastikan terpenuhinya kebutuhan gizi secara optimal bagi setiap penerima manfaat,” ucap Imam saat sosialisasikan program MBG Selasa, 13 Mei 2025.
Program Makan Bergizi Gratis mengacu pada standar gizi, standar makanan, prinsip umum keamanan pangan, serta dilengkapi dengan contoh resep masakan yang disusun berdasarkan angka kecukupan gizi makro untuk setiap kelompok sasaran. Penyusunannya dilakukan dengan menerapkan prinsip gizi seimbang dan memanfaatkan pangan lokal.
Badan Gizi Nasional bersama Komisi IX DPR RI terus memperluas implementasi program Makan Bergizi Gratis diberbagai wilayah di Indonesia. Program ini diharapkan dapat mendukung visi Indonesia Emas 2045 dengan menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan kuat.
Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program unggulan Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Wakilnya Gibran Rakabuming Raka. Program ini bertujuan untuk meningkatkan gizi masyarakat terutama anak dan ibu, serta mengurangi angka stunting dan malnutrisi.