Delia Pratiwi saat sosialisasikan program MBG. Foto: Istimewa.

Bukan Hanya Gizi, Program MBG Juga Tingkatkan Perekonomian Warga Lokal

 

Kabupaten Langkat, Sumatera Utara – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto akan memberikan dampak besar bagi masyarakat. Bukan hanya saja bertujuan untuk meningkatkan asupan gizi, program MBG juga dapat meningkatkan perekonomian warga setempat melalui dapur sehat.

Hal itu disampaikan oleh Anggota Komisi IX DPR RI Delia Pratiwi saat sosialisasikan program MBG didepan ratusan warga Langsat Senin, 14 Apil 2025.

Delia Pratiwi menegaskan bahwa hadirnya program ini akan membantu mengurangi angka gizi buruk, mencukupi gizi anak-anak, mencukupi gizi ibu hamil, dan membantu menanggulangi stunting.

Selain itu, program MBG juga akan membatu sektor perekonomian lokal di mana dapur MBG membeli bahan masakan dari pengusaha lokal atau dari Badan Usaha Milik Desa (BUMDES). Dengan begitu program ini akan membuka lapangan kerja baru karena dapur untuk MBG membutuhkan tenaga kerja yang tidak sedikit,” terang Anggota Komisi IX DPR RI Delia Pratiwi.

 

Program MBG yang baru pertama kali dilakukan di Indonesia ini memakan anggaran awal Rp. 71 triliun untuk menjangkau 17,5 juta penerima manfaat hingga September 2025.

Namun Menurut Menteri Keuangan, anggaran program ini akan ditambah Rp. 100 triliun, sehingga menjadi Rp 171 triliun. Bila ditambah Rp. 100 triliun, bisa menyasar 82,9 juta penerima manfaat hingga akhir tahun 2025.

Program MBG tidak hanya bertujuan untuk mencegah stunting dan gizi buruk sejak masa kehamilan hingga usia pertumbuhan anak, tetapi juga membangun kesadaran kolektif akan pentingnya konsumsi pangan yang aman dan bergizi.

Partisipasi aktif dari masyarakat, mulai dari sekolah, tenaga kesehatan, hingga tokoh masyarakat lokal, diharapkan mampu memperkuat sistem pengawasan pangan yang partisipatif dan menyeluruh. Melalui sinergi ini, diharapkan lahir generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan produktif, sebagai pondasi kuat dalam mewujudkan visi besar Indonesia Emas 2045.

 

 

 

 

Artikel Terkait