Hadir di Desa Sumber Makmur, MBG Diharapkan Efektif Tingkatkan Gizi Penerima Manfaat
Kualitas pangan dan gizi merupakan kunci utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul.
Banjarmasin, Kalimantan Selatan – Kasus stunting di Indonesia sudah mengkhawatirkan bila terus dibiarkan dan tidak ditangani. Untuk itu program Makan Bergizi Gratis (MBG) hadir menjadi solusi dalam meningkatkan asupan gizi masyarakat. Program MBG akan menyasar kepada 4 target utama, yaitu pelajar (PAUD hingga SMA sederajat dan santri), balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.
Komisi IX DPR RI dan mitra kerja Badan Gizi Nasional terus memperluas implementasi program Makan Bergizi Gratis. Program ini diharapkan dapat mendukung visi Indonesia Emas 2045 dengan menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan kuat.
Anggota Komisi IX DPR RI Mariana menegaskan komitmen pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat lewat program MBG. Dengan adanya program MBG ini diharapkan tumbuh kembang anak-anak menjadi lebih optimal.
“Program ini merupakan wujud nyata dari komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang hebat dan cerdas. Hal ini dimulai dengan upaya pencegahan stunting dan gizi buruk, yang sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak serta kecerdasannya di masa depan,” terang Mariana.
Kedepannya dengan adanya program Makan Bergizi Gratis ini diharapkan kota Banjarmasin bisa memunculkan bibit-bibit unggul dimasa mendatang.
“Tujuan dari Program Makan Bergizi Gratis yang dilaksanakan bersama Badan Gizi Nasional. Harapannya, seluruh masyarakat di Banjarmasin dapat memperoleh pemenuhan gizi yang baik, sehingga tumbuh menjadi generasi yang kuat dan cerdas.” tambahnya.
Kualitas pangan dan gizi merupakan kunci utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul. Program Makan Bergizi Gratis juga sejalan dengan visi Indonesia 2045 yang menargetkan terciptanya generasi emas atau generasi yang mampu membawa Indonesia menjadi negara maju.
Di bulan April 2025 ini ditargetkan 3 juta anak Indonesia akan mendapatkan makanan bergizi. Kemudian, target berikutnya pada Agustus 2025 akan bertambah menjadi 15 juta, dan akhir tahun anak Indonesia bisa mendapatkan makanan bergizi gratis.