Sosialiasi Makan Bergizi Gratis. Foto: Istimewa

Charles Honoris Ingatkan Pentingnya Asupan Gizi Seimbang bagi Tubuh

Tabanan, Bali (11/11) – Anggota Komisi IX DPR RI, Charles Honoris mengingatkan pentingnya asupan gizi seimbang sejak dini untuk menunjang tumbuh kembang dan kesehatan. Pernyataan itu disampaikan Charles Honoris saat sosialisasikan program MBG di Desa Mengesta, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Bali Sabtu, (8/11).

DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) terus memperluas implementasi program Makan Bergizi Gratis. Program ini diharapkan dapat mendukung visi Indonesia Emas 2045 dengan menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan kuat. Kualitas pangan dan gizi merupakan kunci utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul.

“Program ini tidak hanya menyasar anak-anak, tetapi juga mengedukasi para orang tua agar memahami pentingnya asupan gizi yang seimbang. Saya berharap kehadiran kita semua di sini dapat membawa perubahan menuju Indonesia yang lebih sehat,” tutur Anggota Komisi IX DPR RI Charles Honoris.

Senada, Ketua DPRD Kabupaten Tabanan, I Nyoman Arnawa, berharap program MBG ini dapat berjalan dengan optimal disemua tempat khususnya di Bali. MBG menjadi penting dalam membangun SDM berkualitas untuk menjawab tantangan dimasa depan.

“Makan bergizi sangat penting untuk tumbuh kembang anak dan berpengaruh besar terhadap masa depan mereka. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut agar masyarakat semakin memahami pentingnya makanan bergizi,” imbuh I Nyoman.

Bukan hanya sekedar memberikan makanan bergizi, program MBG diharapkan dapat memberikan perubahan perilaku dengan rutin mengkonsumsi makanan yang lebih sehat, termasuk perilaku hidup sehat pada anak sejak usia dini. Sebab, pemenuhan gizi sejak dini adalah fondasi untuk membangun generasi Indonesia yang sehat dan unggul.

Gizi seimbang dan tepat merupakan kunci mendasar sebagai langkah utama untuk mencetak generasi unggul yang akan menjawab tantangan dimasa depan. Pemerintah menyadari betul pentingnya masa pertumbuhan ini, MBG bukan sekedar pemenuhan makan bergizi, namun juga investasi jangka panjang Indonesia.

Keberhasilan program ini tak bisa bergantung pada penyediaan makanan semata. Diperlukan dukungan dari aspek non-materiil, terutama dalam membangun kesadaran dan pemahaman masyarakat akan pentingnya gizi seimbang.

Artikel Terkait