Anggota Komisi IX DPR RI Charles Honoris. Foto: Istimewa.

Charles: Program MBG Jadi Investasi Besar Bangsa Indonesia

 

Jakarta Barat – Anggota Komisi IX DPR RI Charles Honoris mengatakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan investasi besar bangsa Indonesia dimasa mendatang. Penguatan akses gizi yang diberikan untuk masyarakat diharapkan dapat melahirkan generaesi emas banga Indonesia.

DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional terus memperluas implementasi program Makan Bergizi Gratis. Program ini diharapkan dapat mendukung visi Indonesia Emas 2045 dengan menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan kuat.

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris menjelaskan pemberian makanan bergizi bagi masyarakat menjadi penting dalam menciptakan generasi Indonesia yang lebih baik.

“Pentingnya memberikan Program (MBG) Makan Bergizi Gratis yang dibawa oleh BGN adalah semata - mata demi masa depan anak - anak Indonesia yang lebih baik” ucap Charles Honoris.

Kualitas pangan dan gizi merupakan kunci utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul. Program Makan Bergizi Gratis juga sejalan dengan visi Indonesia 2045 yang menargetkan terciptanya generasi emas atau generasi yang mampu membawa Indonesia menjadi negara maju.

Program MBG tidak hanya bertujuan untuk mencegah stunting dan gizi buruk sejak masa kehamilan hingga usia pertumbuhan anak, tetapi juga  untuk membangun kesadaran kolektif akan pentingnya konsumsi pangan yang aman dan bergizi.

 

Peningkatan kualitas sumber daya manusia harus dimulai dari aspek fundamental, yakni pemenuhan gizi sejak dini. Pencegahan stunting dan gizi buruk menjadi prioritas karena memiliki dampak signifikan terhadap tumbuh kembang anak dan potensi kecerdasannya di masa depan.

Program MBG menjadi titik awal dalam membentuk generasi bangsa yang sehat, unggul, dan berdaya saing tinggi. Hanya dengan komitmen bersama dan integritas dalam pelaksanaannya, visi menciptakan masyarakat Indonesia yang cerdas dan tangguh dapat di wujudkan dengan optimal.

Berdasarkan riset, Indonesia diproyeksikan akan memiliki populasi muda yang besar pada tahun 2045 dan program ini dapat menjadi pilar penting dalam mendukung generasi muda yang sehat, produktif, dan siap bersaing di masa depan.

 

 

 

 

 

Artikel Terkait